PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia secara aktif melanjutkan upaya strategis guna memperkuat posisinya dalam kancah pelestarian warisan budaya dunia di tingkat internasional. Langkah konkret ini difokuskan di Paris, Prancis, sebagai pusat kegiatan organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).

Aktivitas diplomatik terbaru ini melibatkan Kementerian Kebudayaan RI yang tengah gencar menggalang dukungan penuh dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Penggalangan dukungan ini merupakan bagian krusial dari agenda prioritas Indonesia di UNESCO.

Pertemuan penting yang menjadi sorotan dalam rangkaian upaya ini dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 24 April lalu. Momen ini menjadi ajang konsolidasi dukungan politik dan budaya Indonesia di forum internasional.

Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, yang turut didampingi oleh Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar. Kehadiran kedua tokoh penting ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam agenda tersebut.

Tujuan utama dari serangkaian pertemuan diplomatik yang intensif ini adalah untuk memastikan Indonesia terpilih sebagai anggota Komite Antarpemerintah untuk Pelestarian Warisan Budaya Takbenda atau Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage (ICH).

Target keanggotaan yang dikejar oleh Indonesia adalah untuk periode mendatang, yaitu masa bakti tahun 2026 hingga 2030. Periode ini dianggap strategis untuk mendorong agenda pelestarian budaya nasional di tataran global.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, upaya ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk tidak hanya melestarikan, tetapi juga memimpin diskusi mengenai pengelolaan warisan budaya takbenda dunia. Dukungan dari blok OKI dilihat sebagai kunci keberhasilan lobi.

Dalam konteks pertemuan tersebut, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya sinergi antarnegara Muslim dalam forum kebudayaan dunia. "Kementerian Kebudayaan RI tengah menggalang dukungan dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang memiliki perwakilan di UNESCO," jelas Menteri Fadli Zon.

Lebih lanjut, Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar, menyatakan bahwa lobi ini akan terus dilakukan secara intensif hingga hari pemungutan suara. "Pertemuan penting ini dilaksanakan pada hari Jumat (24/4) yang melibatkan langsung Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, bersama dengan Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar," ujar Dubes Oemar.