PORTAL7.CO.ID - Klub raksasa asal Bolivia, Bolívar, harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang oleh wakil Venezuela, Deportivo La Guaira. Pertandingan sengit fase grup Copa Libertadores ini berlangsung di Stadion Hernando Siles, La Paz, pada Selasa, 14 April 2026 malam waktu setempat.
Hasil akhir 1-1 ini menjadi catatan penting bagi tim tuan rumah yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Meski diuntungkan dengan faktor ketinggian stadion yang ekstrem, Bolívar gagal mengamankan poin penuh dalam laga krusial tersebut.
"Tim berjuluk La Academia tersebut kehilangan dua poin krusial di hadapan pendukungnya sendiri," dilansir dari sumber berita setempat. Hal ini menunjukkan adanya celah dalam efektivitas serangan yang perlu segera dicarikan solusi oleh tim pelatih.
Kejutan besar terjadi pada menit ke-29 ketika tim tamu, Deportivo La Guaira, berhasil mencetak gol pembuka. Keunggulan tersebut memaksa Bolívar bermain di bawah tekanan dan tertinggal hingga berakhirnya babak pertama.
Memasuki babak kedua, dinamika permainan berubah total setelah wasit memberikan kartu merah kepada pemain tim tamu. Rafael Arace diusir keluar lapangan pada menit ke-64, yang memberikan keuntungan jumlah personel bagi kubu tuan rumah.
Situasi unggul jumlah pemain ini dimanfaatkan oleh anak asuh Flavio Robatto untuk meningkatkan intensitas serangan secara total. Mereka mengurung pertahanan lawan dari berbagai sisi guna mengejar ketertinggalan dan berupaya membalikkan keadaan.
Upaya keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79 melalui penyelesaian akhir dari Dorny Romero. Gol penyeimbang ini sempat membangkitkan asa para pendukung tuan rumah untuk meraih kemenangan perdana musim ini.
Meskipun terus menekan di sisa waktu pertandingan, Bolívar tetap gagal mencetak gol tambahan untuk mengunci kemenangan. Pertahanan disiplin dari Deportivo La Guaira menjadi tantangan besar yang gagal dipecahkan hingga peluit panjang dibunyikan.
"Penampilan anak asuh Flavio Robatto tersebut menyisakan banyak evaluasi mengingat kegagalan mereka memaksimalkan laga di ketinggian La Paz," dilansir dari laporan teknis pertandingan. Kegagalan ini menuntut perbaikan strategi, terutama dalam memaksimalkan peluang saat lawan bermain bertahan.