PORTAL7.CO.ID - Stadion Giuseppe Meazza akan menjadi saksi bisu duel antara Inter Milan melawan Cagliari pada pekan ke-33 Serie A Liga Italia. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) dini hari WIB ini sangat krusial bagi ambisi kedua tim di sisa musim.

Laga ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat posisi kedua tim di klasemen sementara yang terpaut sangat jauh. Inter Milan saat ini nyaman mendominasi di papan atas, sementara Cagliari masih berjuang keras di papan bawah klasemen.

"Skuad berjuluk Nerazzurri ini berhasil mengemas empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir mereka di liga domestik," dilansir dari Bola.

Ketajaman lini serang menjadi senjata utama Simone Inzaghi dalam mengarungi kompetisi kasta tertinggi Italia musim ini. Inter tercatat mampu menjaga konsistensi produktivitas dengan catatan rata-rata 2,3 gol dalam setiap pertandingan.

Lautaro Martinez tetap menjadi tumpuan utama untuk menggedor jala lawan meski tim sedang dibayangi masalah cedera beberapa pemain. Kehadiran sang kapten di lapangan diharapkan mampu memberikan dampak instan bagi keunggulan tuan rumah sejak awal laga.

Di sisi lain, Cagliari datang ke Milan dengan modal yang kurang meyakinkan setelah masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen. Tim tamu tercatat baru mengoleksi delapan kemenangan dari total 38 pertandingan yang telah mereka jalani sepanjang musim ini.

"Performa Cagliari dalam lima laga terakhir juga tergolong minim karena hanya mampu meraih satu kemenangan dengan rata-rata 1,11 gol per laga," dilansir dari Bola.

Masalah cedera pemain kunci diprediksi akan memaksa tim tamu untuk menerapkan strategi bertahan yang sangat rapat di San Siro. Mereka kemungkinan besar akan lebih banyak menunggu dan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk mengejutkan pertahanan Inter.

Inter Milan diyakini akan langsung mengambil inisiatif serangan melalui penguasaan bola yang dominan untuk membongkar pertahanan lawan. Skuad asuhan Inzaghi tidak ingin kehilangan momentum untuk segera mengunci gelar juara musim ini di hadapan pendukung sendiri.