PORTAL7.CO.ID - Kekalahan dramatis dialami oleh FC Bayern Munich saat bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) dalam lanjutan Liga Champions pada Rabu, 29 April 2026. Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan skor akhir 4-5 untuk kemenangan tuan rumah di Paris.
Momen yang paling disorot pasca pertandingan adalah performa sang kapten sekaligus kiper utama Bayern Munich, Manuel Neuer. Ia secara statistik mencatatkan rekor buruk karena tidak mampu membuat satu pun aksi penyelamatan bola selama 90 menit pertandingan tersebut.
Menurut data statistik resmi yang dihimpun, seluruh upaya tembakan tepat sasaran dari para pemain PSG sukses mengoyak jala gawang Neuer tanpa bisa ia tangkal. Catatan ini menjadikan Neuer sebagai penjaga gawang pertama yang mengalami nasib serupa sejak tahun 2010 dalam fase gugur Liga Champions.
Rekor negatif ini terjadi ketika kiper veteran tim nasional Jerman tersebut tampil tidak berdaya menghadapi gempuran serangan PSG, termasuk tendangan dari titik putih penalti. Walaupun pencatatan data penyelamatan baru dilakukan secara konsisten dalam 16 musim terakhir, fakta ini tetap menjadi sorotan utama.
Mengenai performanya, Manuel Neuer mengungkapkan kesulitan yang dihadapi di bawah mistar gawang saat itu. "Anda sudah melihat gol-golnya. Sulit untuk menahan satu gol pun. Dua kali situasinya sangat tipis, di mana saya mungkin bisa menjangkaunya atau setidaknya menyentuh bola," jelas Manuel Neuer, Kapten FC Bayern Munich.
Neuer menambahkan bahwa kecerdikan para pemain PSG dalam memanfaatkan peluang di depan gawang sangat menentukan hasil akhir pertandingan. Ia mengakui bahwa keberuntungan lebih berpihak kepada tim tuan rumah meski sempat ada bola yang membentur tiang gawang.
Pemain pengganti PSG, Senny Mayulu, sempat melepaskan tendangan yang mengenai mistar gawang pada menit ke-87. Namun, berdasarkan regulasi statistik, bola yang hanya mengenai tiang gawang tidak dihitung sebagai tembakan yang mengarah tepat ke sasaran.
Kapten Bayern Munich tersebut juga menyoroti dampak kolektif dari jumlah gol yang bersarang di gawang mereka. "Lima gol tentu saja mengganggu barisan pertahanan dan kiper" ujar Manuel Neuer, Kapten FC Bayern Munich.
Dilansir dari Goal.com, kekalahan ini dinilai bukan sepenuhnya merupakan kesalahan individu Neuer, melainkan dampak dari kerapuhan lini pertahanan Bayern yang mudah ditembus melalui serangan balik cepat yang dieksekusi oleh trio Kvaratskhelia, Dembele, dan Doue.