PORTAL7.CO.ID - Pertarungan sengit tersaji dalam lanjutan pekan ke-23 Super League 2025/2026 yang mempertemukan Bali United dengan Persijap Jepara. Bermain di hadapan pendukung sendiri, kesebelasan tuan rumah dipaksa bekerja keras meladeni perlawanan tim tamu sejak peluit pertama dibunyikan. Meskipun kedua kesebelasan melancarkan jual beli serangan yang atraktif, kedudukan kacamata tetap bertahan hingga turun minum.
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi saksi bisu agresivitas Bali United yang mengenakan jersi kebanggaan merah pada Sabtu malam (28/2/2026). Peluang emas pertama Serdadu Tridatu lahir melalui sepakan terukur Kadek saat laga baru berjalan empat menit. Namun, ketangguhan kiper Persijap Jepara, Sendri Johansah, berhasil mematahkan ambisi gol cepat tersebut dengan tangkapan yang sangat sempurna.
Laskar Kalinyamat tidak tinggal diam dan segera memberikan ancaman balasan melalui skema bola mati pada menit kedelapan. Umpan matang yang dilepaskan oleh Franca disambut dengan sundulan tajam oleh Borja Herrera tepat di jantung pertahanan lawan. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena bola masih melambung tipis di atas mistar gawang yang dikawal ketat pemain Bali United.
Memasuki menit ke-12, kerja sama apik diperlihatkan oleh Irfan Jaya yang mengirimkan umpan silang akurat kepada Receveur di area terlarang. Akan tetapi, penyelesaian akhir dari Receveur masih jauh dari sasaran dan melambung tinggi di atas penjagaan Sendri Johansah. Tensi pertandingan pun semakin memanas ketika wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning pertama dalam laga yang sangat krusial ini.
Gelandang Bali United, Kadek Agung, mendapatkan peringatan keras setelah melakukan pelanggaran terhadap Iker Guarrotxena pada menit ke-14. Persijap mencoba memanfaatkan tendangan bebas melalui Lucas Moralatto, namun eksekusinya kembali gagal menemui sasaran karena melambung terlalu tinggi. Lima menit berselang, Iker Guarrotxena melakukan aksi individu menawan dengan melewati dua pemain lawan meski tendangan akhirnya masih menyamping.
Menjelang akhir babak pertama, Bali United kembali meningkatkan intensitas serangan melalui tusukan tajam Yacidha pada menit ke-32. Meski berhasil menembus barisan pertahanan lawan, sepakan keras Yacidha masih belum akurat dan melambung jauh dari sasaran gawang Sendri. Persijap hampir saja memecah kebuntuan melalui Borja Herrera pada menit ke-35 jika tendangan kerasnya tidak diblok dengan sangat gemilang.
Penjaga gawang Bali United, Hauptmeijer, tampil heroik dengan menepis tendangan keras Herrera yang hanya menghasilkan sepak pojok bagi tim tamu. Upaya kedua tim untuk mencetak gol pembuka terus berlanjut dengan intensitas tinggi hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya paruh pertama. Skor imbang 0-0 menjadi hasil sementara yang cukup adil mengingat ketatnya persaingan di lini tengah sepanjang laga.
Sumber: Infonasional