PORTAL7.CO.ID - Di tepian kota yang riuh, hiduplah Elara, seorang gadis dengan mata seindah senja namun menyimpan duka sedalam lautan. Ia kehilangan segalanya saat badai tak terduga merenggut orang tuanya, meninggalkannya hanya dengan sebuah kotak kayu tua berisi kuas dan kanvas usang.
Setiap goresan kuasnya adalah bisikan hati yang tak terucapkan, sebuah terapi sunyi untuk jiwanya yang terluka. Ia mencari nafkah dengan melukis pemandangan di sudut-sudut pasar yang ramai, menjual mimpi-mimpi kecil demi sesuap nasi.
Kehidupannya adalah kanvas yang penuh warna abu-abu, namun Elara menolak membiarkan paletnya berhenti berkreasi. Ia percaya, bahkan dari kepingan kaca yang pecah, keindahan masih bisa terpantul jika dilihat dari