PORTAL7.CO.ID - Sassuolo berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Como dalam lanjutan kompetisi Serie A di Stadion Mapei pada Jumat, 17 April 2026. Kemenangan krusial ini memperkokoh posisi tim berjuluk Neroverdi tersebut di papan atas klasemen musim ini.
Keberhasilan meraih kemenangan di kandang sendiri membuat Sassuolo sukses menembus ambang 50 poin lebih awal. Pencapaian ini dianggap sebagai bukti konsistensi performa anak asuh Fabio Grosso di kasta tertinggi Liga Italia sepanjang musim.
Pelatih Fabio Grosso menyoroti ketepatan strategi yang dijalankan para pemainnya dalam menghadapi perlawanan sengit dari Como. Ia menilai timnya mampu bangkit dengan luar biasa setelah sempat mengalami periode sulit di awal kompetisi.
"Hari ini saya sampaikan kepada para pemain bahwa mereka membuat saya emosional karena telah menciptakan sebuah mahakarya di lapangan melalui performa yang luar biasa melawan lawan yang tidak mudah," ujar Fabio Grosso dilansir dari DAZN.
Grosso juga mengapresiasi kemampuan timnya dalam menentukan momen yang tepat untuk mengeksekusi rencana permainan dengan baik. Keberhasilan ini membuat sang pelatih merasa bangga dengan perkembangan seluruh elemen skuatnya yang terus meningkat.
"Kami terus berkembang bersama dan menjalani tahun yang luar biasa dengan hasil yang memuaskan, terutama melihat respons positif dari pemain seperti Volpato dan Nzola yang tampil sangat baik saat dibutuhkan," kata Fabio Grosso.
Kerja sama yang solid antara pemain dan staf pelatih menjadi kunci utama di balik level kompetitif Sassuolo saat ini. Grosso menekankan pentingnya memberikan apresiasi bagi setiap pemain yang telah bekerja keras dalam sesi latihan untuk menjadi protagonis di lapangan.
"Saya sangat senang dengan orang-orang yang bekerja bersama saya karena kami selalu berusaha memberikan yang maksimal dan ingin terus melanjutkan tren positif ini meski menghadapi lawan-lawan tangguh," tutur Fabio Grosso.
Terkait pencapaian 50 poin, juru taktik tersebut mengakui bahwa raihan tersebut datang lebih cepat dari perkiraan banyak pihak. Ia melihat proses ini sebagai hasil dari kegigihan tim dalam menjaga identitas bermain mereka yang unik.