PORTAL7.CO.ID - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung, memberikan respons resmi terkait isu kesehatan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang sempat beredar di media sosial. Tanggapan ini disampaikan Juda Agung di Jakarta pada hari Sabtu, 2 Mei 2026.
Isu mengenai kondisi kesehatan Purbaya Yudhi Sadewa mencuat setelah muncul kabar bahwa beliau dikabarkan menjalani perawatan rawat inap. Juda Agung menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti mengenai kabar rawat inap tersebut.
Meskipun demikian, Juda Agung meminta masyarakat untuk tetap mendoakan kesehatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Hal ini disampaikan Juda Agung saat ditemui wartawan usai menghadiri agenda Himpunan Alumni IPB.
"Wah enggak tahu saya. Insya Allah sehat. Doakan saja," ujar Juda Agung, Wakil Menteri Keuangan saat ditemui usai agenda Himpunan Alumni IPB.
Kabar gangguan kesehatan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya dikaitkan dengan masalah pada bagian pinggang yang sempat terlihat saat ia menghadiri pertemuan dengan awak media beberapa waktu sebelumnya. Kondisi fisik menteri sempat menjadi sorotan publik saat itu.
Selain memberikan keterangan mengenai kesehatan Menkeu, Juda Agung juga memberikan kepastian mengenai agenda rutin Kementerian Keuangan. Ia menegaskan bahwa konferensi pers APBN Kita akan tetap dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026.
Konferensi pers APBN Kita tersebut sempat mengalami penundaan dari jadwal semula pada 29 April 2026. Penundaan ini dilakukan untuk menyinkronkan data, khususnya menunggu rilis resmi data pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru akan diumumkan pada Selasa, 5 Mei 2026.
Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa sendiri telah mengonfirmasi keluhan kesehatannya secara terbuka pada hari Jumat, 24 April 2026. Dalam taklimat media saat itu, beliau membenarkan adanya rasa sakit yang cukup mengganggu pada area pinggangnya.
Menkeu Purbaya menjelaskan bahwa tim medis telah melakukan tindakan intervensi tertentu agar dirinya tetap dapat menyelesaikan beban kerja dan aktivitas kedinasan yang padat.