PORTAL7.CO.ID - Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, kembali memberikan pandangan mengenai keputusan besar klub untuk tidak memperpanjang kontrak megabintang Lionel Messi beberapa tahun silam. Menurutnya, langkah tersebut kini terbukti menjadi kebijakan yang paling benar demi keberlanjutan institusi Blaugrana.
Keputusan yang kala itu sempat menggemparkan dunia sepak bola ini, menurut Laporta, kini mulai menunjukkan hasil positif yang signifikan. Ia menyoroti perbaikan substansial di sektor keuangan klub serta keberhasilan membangun kembali tim yang kompetitif untuk era baru.
Keputusan ini diambil pada Agustus 2021, setelah Laporta sempat menjanjikan perpanjangan kontrak sang legenda Argentina tersebut saat masa kampanye pemilihan presiden klub. Namun, situasi finansial memaksa manajemen untuk mengambil arah yang berbeda.
Laporta menjelaskan bahwa sebagai pemimpin, ia harus berani membuat pilihan sulit demi kepentingan jangka panjang klub yang ia pimpin, meskipun hal itu harus mengorbankan salah satu pemain terbesar dalam sejarah mereka.
Saat berbicara kepada El Pais, seperti dikutip dari Football Espana pada Senin, 30 Maret 2026, Laporta secara tegas menyatakan bahwa hasil akhirnya memvalidasi keputusannya tersebut. "Saya harus membuat keputusan, dan saya pikir saya membuat keputusan yang benar; hasilnya berbicara sendiri," kata Laporta.
Ia melanjutkan penegasannya dengan rincian dampak positif dari kebijakan tersebut. "Kami berhasil memperbaiki keuangan klub, membangun tim yang kompetitif, dan ini adalah waktu untuk perubahan generasi," imbuhnya.
Laporta juga mengakui adanya keinginan awal untuk membentuk tim baru dengan tetap melibatkan Messi, namun kondisi keuangan klub saat itu tidak memberikan ruang bagi manajemen untuk merealisasikan skenario tersebut.
Mengenai kemungkinan kembalinya peraih delapan Ballon d'Or tersebut ke Camp Nou, Laporta mengisyaratkan bahwa hal itu sangat bergantung pada kesamaan visi dan kepentingan antara pihak pemain dengan manajemen klub saat ini.
Meskipun terdapat kerenggangan profesional di masa lalu, Laporta tetap menempatkan Messi dalam jajaran ikon tertinggi klub, sejajar dengan legenda legendaris lainnya. "Messi adalah ikon lintas generasi: Laszlo Kubala, Johan Cruyff, dan Messi," ujar Laporta.