PORTAL7.CO.ID - Manchester United (MU) tengah mempersiapkan perombakan besar di sektor lini tengah mereka menjelang bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini diambil seiring kepastian kepergian gelandang veteran mereka, Casemiro, saat kontraknya berakhir di Old Trafford.
Casemiro, yang masih dianggap sebagai pemain penting pada musim 2025-26, diperkirakan akan melanjutkan kariernya di Amerika Serikat, dengan MLS disebut sebagai destinasi potensial karena daya tarik gaya hidup dan kompetisi di sana. Kepergiannya meninggalkan kekosongan signifikan yang harus segera diisi oleh manajemen klub.
Dilansir dari Bola, MU kini mengalihkan fokus utama mereka untuk mengamankan jasa Orkun Kokcu, gelandang andalan dari klub Turki, Besiktas, sebagai kandidat utama pengganti Casemiro. Pergerakan ini menunjukkan keinginan klub untuk memastikan lini tengah mereka tetap memiliki kualitas kelas dunia di bawah komando manajer permanen yang akan datang.
Perubahan di lini tengah MU tidak hanya melibatkan Casemiro, tetapi juga nama lain seperti Manuel Ugarte yang juga diisukan akan meninggalkan Manchester. Selain itu, beberapa talenta dari Premier League seperti Elliot Anderson, Adam Wharton, Carlos Baleba, hingga Sandro Tonali juga sempat dikaitkan dengan proyek pembangunan ulang tim di samping Kobbie Mainoo.
Orkun Kokcu tampil sangat impresif musim ini setelah kembali memperkuat Besiktas dari SL Benfica, menjadikannya target utama Setan Merah. Pemain berusia 25 tahun ini membukukan kontribusi signifikan dengan tujuh gol dan delapan assist dari total 32 penampilan di semua ajang bersama klubnya.
Kualitas kepemimpinan dan gaya bermain dinamis milik Kokcu sangat dikagumi oleh kubu MU, terbukti dari fakta bahwa ia langsung dipercaya menyandang ban kapten Besiktas hanya beberapa bulan setelah bergabung kembali. Kini, ia diproyeksikan untuk mengambil peran sentral sebagai penerus Casemiro di lini tengah MU.
Besiktas dilaporkan menetapkan banderol harga minimal sebesar €50 juta (setara Rp977,8 miliar) untuk melepas bintang mereka yang masih terikat kontrak hingga tahun 2030. Meskipun demikian, harga tersebut diyakini tidak akan menjadi penghalang berarti bagi United jika mereka benar-benar serius dalam upaya perekrutan ini.
Kepergian Casemiro tidak hanya meninggalkan kekosongan teknis, tetapi juga kebutuhan mendesak bagi klub untuk memastikan manajer permanen yang terpilih kelak memiliki fondasi lini tengah yang kuat. Sosok seperti Michael Carrick, yang disebut sebagai kandidat terdepan manajer permanen berikutnya, dianggap memiliki preferensi gaya bermain yang cocok dengan profil pemain seperti Kokcu.
Namun, perlu dicatat bahwa menempatkan Kokcu sebagai pengganti langsung Casemiro akan menuntut penyesuaian gaya bermain yang cukup signifikan di dalam skema tim. Hal ini membuka opsi strategi transfer yang lebih fleksibel bagi klub.