Menyeimbangkan tuntutan profesional dengan kehidupan pribadi menjadi tantangan besar bagi banyak individu di era modern. Kesuksesan di tempat kerja sering kali dianggap berbenturan dengan waktu berkualitas bersama pasangan yang seharusnya dijaga.

Riset menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka mengenai jadwal kerja dapat meminimalisir potensi konflik dalam rumah tangga. Pasangan yang saling mendukung ambisi satu sama lain cenderung memiliki tingkat kepuasan hidup yang jauh lebih tinggi.

Fenomena lembur dan tekanan target sering kali membuat seseorang kehilangan fokus pada kebutuhan emosional pasangannya. Kondisi ini jika dibiarkan terus-menerus dapat memicu keretakan hubungan yang sulit untuk diperbaiki di masa depan.