PORTAL7.CO.ID - Arsenal saat ini tengah mengalihkan seluruh perhatian mereka pada program pemulihan kondisi fisik para pemain. Langkah strategis ini diambil sebagai persiapan matang menjelang pertandingan lanjutan Liga Inggris melawan Fulham.

Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan akan berlangsung di markas kebanggaan mereka, Emirates Stadium, pada Sabtu, 2 Mei 2026 mendatang. Fokus pada kebugaran menjadi prioritas utama tim kepelatihan guna memastikan performa maksimal di lapangan hijau.

Keputusan untuk mengutamakan aspek fisik ini diambil karena skuad The Gunners hanya memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas. Hal ini terjadi setelah para pemain baru saja menyelesaikan jadwal padat di kompetisi tingkat Eropa.

"Prioritas ini diambil mengingat skuad menghadapi jeda persiapan yang sangat singkat setelah baru saja menjalani laga kompetisi Eropa," ujar pihak manajemen klub dalam keterangannya.

Dikutip dari JABARONLINE.COM, manajemen tim menyadari bahwa jadwal yang berdekatan menuntut efisiensi tinggi dalam manajemen energi pemain. Strategi ini diharapkan mampu meminimalisir risiko cedera di tengah persaingan gelar yang semakin memanas.

Saat ini, klub asal London Utara tersebut masih kokoh berada di posisi teratas klasemen sementara Liga Inggris. Keberhasilan mereka memuncaki klasemen merupakan hasil dari konsistensi performa yang ditunjukkan sepanjang musim.

The Gunners tercatat telah mengoleksi total 73 poin dari berbagai pertandingan yang telah dilalui. Raihan poin tersebut menempatkan mereka dalam posisi yang cukup menguntungkan untuk mengejar ambisi gelar juara musim ini.

Meski berada di puncak, posisi Arsenal masih dibayangi ketat oleh Manchester City yang menguntit di peringkat kedua. Selisih poin antara kedua tim raksasa tersebut saat ini hanya terpaut tiga angka saja.

Manchester City sendiri diketahui masih memiliki tabungan satu pertandingan yang belum dimainkan hingga saat ini. Kondisi tersebut membuat setiap poin dalam laga melawan Fulham menjadi sangat berharga bagi Arsenal untuk tetap menjauh.