PORTAL7.CO.ID - Manchester City sukses memetik poin penuh dalam laga krusial perebutan gelar juara Liga Inggris musim ini. Bertanding di Stadion Etihad pada Minggu, 19 April 2026, tim asuhan Pep Guardiola tersebut berhasil menundukkan pemuncak klasemen sementara, Arsenal, dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini memberikan dampak signifikan pada tabel klasemen karena memangkas jarak poin City menjadi hanya selisih tiga angka di belakang The Gunners. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan tensi tinggi yang melibatkan kedua kesebelasan, sebagaimana dilansir dari Sky Sports.
Tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi Rayan Cherki pada menit ke-16 yang memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah gelandang Arsenal, Kai Havertz, mencetak gol balasan hanya dua menit berselang.
Harapan Arsenal untuk membawa pulang poin dari markas lawan akhirnya sirna di babak kedua. Penyerang andalan City, Erling Haaland, mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-65 melalui sontekan jarak dekat setelah menerima umpan matang dari Nico O’Reilly.
Laga ini juga diwarnai insiden panas ketika bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, terlibat perselisihan fisik dengan Haaland di tengah lapangan. Wasit Anthony Taylor yang memimpin jalannya pertandingan hanya memberikan kartu kuning kepada kedua pemain meskipun terjadi aksi saling tempel kepala yang memicu kericuhan.
Keputusan wasit tersebut menuai kritik tajam dari pengamat sepak bola, termasuk Gary Neville yang merasa sanksi tersebut terlalu ringan. Neville mempertanyakan alasan di balik tindakan ceroboh yang dilakukan oleh bek asal Brasil tersebut di momen krusial pertandingan.
"Mengapa Anda melakukan hal itu, Gabriel?" ujar Gary Neville.
Neville menilai tindakan Gabriel yang menggerakkan kepalanya ke arah lawan sangat berisiko memicu pengusiran dari arena pertandingan oleh sang pengadil. Ia mengaku tidak percaya bahwa aksi agresif tersebut tidak berujung pada hukuman kartu merah langsung bagi pemain Arsenal.
"Anda bisa saling menempelkan kepala, namun saat Anda menariknya ke belakang dan mengayunkannya ke depan, biasanya Anda akan mendapat kartu merah. Saya tidak percaya itu bukan kartu merah," kata Gary Neville.