PORTAL7.CO.ID - Rangkaian pengamanan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran tahun 2026 secara resmi telah berakhir. Penutupan ini menandai selesainya masa siaga penuh seluruh jajaran kepolisian di lapangan.
Kegiatan penutupan dipimpin langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho. Upacara ini berlangsung sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras personel selama libur panjang Idulfitri.
Operasi Ketupat 2026 merupakan upaya maksimal Polri dalam menjamin setiap warga negara dapat melaksanakan perjalanan hari raya dengan aman dan lancar. Fokus utama operasi ini adalah pencegahan kecelakaan dan manajemen kepadatan lalu lintas.
Salah satu momen penting dalam upacara penutupan adalah pemberian penghormatan khusus. Penghormatan ini ditujukan bagi para petugas kepolisian yang telah mengorbankan diri saat bertugas mengawal arus mudik Lebaran.
Dilansir dari JABARONLINE.COM, Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa pengabdian petugas yang gugur tidak akan pernah dilupakan oleh institusi Polri. Momen hening cipta ini menjadi penanda rasa terima kasih tertinggi.
"Rangkaian kegiatan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 telah resmi berakhir," ujar Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho saat memimpin upacara penutupan Operasi Ketupat tahun ini.
Beliau juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi pengamanan tahunan ini. Evaluasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengamanan di tahun-tahun mendatang.
Penutupan ini secara simbolis mengakhiri fase siaga tinggi yang telah diberlakukan sejak awal periode libur panjang. Jajaran kepolisian kini kembali pada tugas operasional rutin mereka pasca-Idulfitri.
Momen penutupan ini sekaligus menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi petugas demi kelancaran transportasi publik dan keselamatan masyarakat umum. Pengorbanan tersebut menjadi catatan penting dalam sejarah pengamanan Lebaran.