PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, secara resmi mengalokasikan anggaran signifikan untuk kebutuhan energi fasilitas publik. Alokasi dana yang disiapkan pada tahun 2026 ini secara spesifik ditujukan untuk membiayai listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh wilayah kabupaten.

Anggaran yang dialokasikan bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lombok Tengah tahun berjalan. Rincian kebutuhan belanja listrik ini tercantum jelas dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP).

Menurut data RUP yang terpublikasi, nilai pasti paket belanja listrik untuk PJU mencapai angka Rp11.000.114.336. Dana fantastis ini mencakup seluruh biaya operasional lampu jalan yang berada di bawah pengelolaan dinas terkait sepanjang tahun 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Tengah, Baiq Sri Damayanti Wiradharma, memberikan konfirmasi langsung mengenai alokasi dana tersebut. Konfirmasi ini disampaikan saat ia ditemui di Praya pada hari Selasa, 5 Mei 2026.

"Itu anggaran untuk pembayaran listrik PJU di Lombok Tengah yang Pemda bayar ke PLN setiap bulan," ujar Sri saat memberikan keterangan kepada media, Selasa (5/5/2026) di Praya.

Sri Damayanti juga menyampaikan bahwa tren anggaran untuk kebutuhan listrik PJU menunjukkan adanya penurunan dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, rincian penurunan tersebut tidak disampaikan secara mendalam oleh Kepala Dishub.

"Bahkan turun itu dari tahun sebelum-sebelumnya. Saya tidak hafal. Pokoknya lebih besar dia tahun lalu," imbuhnya.

Untuk memastikan efektivitas penggunaan dana publik, Dishub Lombok Tengah melaksanakan pemantauan rutin terhadap kondisi PJU di lapangan. Langkah ini penting untuk menyinkronkan data unit lampu jalan yang aktif dengan tagihan yang diterima dari PLN.

Proses pembayaran dilakukan setiap bulan berdasarkan tagihan resmi yang dikirimkan oleh PLN kepada dinas terkait. "Itu tagihannya dikirim oleh PLN ke kami. Lalu setiap bulan itu kami bayar ke PLN sesuai penghabisan," jelasnya.