PORTAL7.CO.ID - Kekalahan mengejutkan dengan skor 3-2 harus diterima FCSB saat bertandang ke markas FC Botoșani dalam lanjutan babak play-out SuperLiga pada 3 April 2026. Hasil ini menjadi kekalahan perdana bagi pelatih Mirel Rădoi sejak ia kembali memimpin tim tersebut.

Kekalahan ini membuat posisi FCSB di klasemen play-out kini setara poin dengan tim tuan rumah, memicu reaksi keras dari pemilik klub, Gigi Becali. Becali secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasan mendalam terhadap kinerja skuadnya saat itu, dilansir dari golazo.ro.

Becali menilai bahwa timnya telah menjadi "bahan tertawaan dunia" akibat minimnya inisiatif menyerang, khususnya dalam hal melepaskan tendangan ke arah gawang lawan. Kritiknya tajam diarahkan pada beberapa pemain kunci yang dianggap tampil di bawah standar.

Patron klub menyoroti kelemahan fundamental pada komposisi tim, terutama di sektor lini tengah yang dianggap kurang memiliki kekuatan. Menurutnya, tanpa gelandang yang mumpuni, bek kanan solid, dan penyerang yang efektif, sulit bagi FCSB meraih kemenangan.

Becali secara spesifik menyebutkan beberapa nama pemain yang performanya di bawah ekspektasi, termasuk Lixandru yang dinilainya seperti "tertidur" di lapangan dan Baba yang dinilai sering melakukan kesalahan fatal. Selain itu, Pantea juga dikritik karena kegagalannya dalam menjaga penguasaan bola.

Kekesalan Becali juga menyasar pemain lain seperti Olaru dan Tănase, yang menurut pandangannya tidak mampu memenangkan duel atau mengamankan permainan sendirian di lapangan. Hal ini memperkuat pandangannya mengenai kurangnya kualitas individu di skuad saat ini.

Mengenai upaya peningkatan kualitas tim, Becali mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi dengan manajer tim, Mihai Stoica, mengenai kebutuhan mendesak akan pemain baru. "Saya mengatakan kepada MM (Mihai Stoica) saat jeda, 'Saya punya uang, tidak masalah, saya akan membayar satu atau dua juta, saya ingin gelandang yang bagus'. Dan di mana dia? Entahlah!" ucap Becali, menunjukkan frustrasinya.

Meskipun kecewa dengan hasil dan materi pemain, Becali menegaskan bahwa Mirel Rădoi tidak bersalah atas kekalahan tersebut. Ia menyatakan telah memberikan kepercayaan penuh kepada Rădoi untuk mengatur tim tanpa intervensi dalam pemilihan susunan pemain awal.

Becali menyadari bahwa Rădoi sedang bekerja keras dengan keterbatasan sumber daya pemain yang ada di tangannya. "Apa yang bisa saya katakan kepada Mirel? Mainkan Anda sebagai gelandang, karena saya tidak punya?" tuturnya, menyindir minimnya opsi di bangku cadangan.