Umat Muslim di Kota Palembang kini memasuki hari kedelapan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah pada Kamis, 26 Februari 2026. Momen krusial ini memerlukan ketepatan waktu dalam menjalankan ibadah puasa agar tetap sesuai dengan syariat Islam. Pemerintah melalui otoritas terkait telah menyediakan acuan waktu yang bisa diakses secara luas oleh masyarakat setempat sebagai panduan beribadah.

Berdasarkan rilis resmi dari Kementerian Agama RI (Kemenag), jadwal imsakiyah untuk wilayah Palembang telah ditetapkan secara presisi. Pada tanggal 26 Februari 2026, waktu Imsak jatuh pada pukul 04.43 WIB sebagai tanda persiapan sebelum fajar menyingsing. Sementara itu, waktu Subuh menyusul sepuluh menit kemudian, tepatnya pada pukul 04.53 WIB bagi warga di Kota Pempek.

Selain waktu memulai puasa, penentuan waktu berbuka juga menjadi informasi yang paling dinantikan oleh warga Bumi Sriwijaya setiap harinya. Jadwal Maghrib untuk wilayah ini tercatat pada pukul 18.22 WIB, yang sekaligus menandai berakhirnya kewajiban menahan diri dari lapar dan dahaga. Seluruh data ini bersumber langsung dari laman resmi bimasislam.kemenag.go.id yang dikelola secara periodik oleh pemerintah.

Kemenag menetapkan bahwa waktu imsak adalah masa jeda sepuluh menit sebelum azan Subuh berkumandang di suatu wilayah. Kebijakan ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan aktivitas sahur dan membersihkan diri sebelum beribadah. Standar waktu tersebut berlaku serentak untuk mempermudah koordinasi ibadah di seluruh penjuru Kota Palembang dan sekitarnya.

Melengkapi aspek teknis jadwal, aspek spiritual berupa niat puasa juga menjadi bagian penting yang tidak boleh terlewatkan oleh setiap Muslim. Bacaan niat yang dianjurkan adalah "Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala". Hal ini merupakan bentuk peneguhan hati umat sebelum mulai menjalankan ibadah menahan diri sepanjang hari sesuai tuntunan agama.

Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam disunnahkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta. Salah satu doa yang populer adalah "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin" yang bermakna memohon keberkahan atas rezeki yang diterima. Doa tersebut sebaiknya dibaca sesaat setelah membatalkan puasa dengan makanan atau minuman ringan.

Mematuhi jadwal imsakiyah yang telah ditetapkan sangat membantu dalam menjaga kualitas ibadah puasa sehari-hari agar tetap disiplin. Warga Palembang diharapkan terus memantau pembaruan jadwal agar pelaksanaan Ramadhan 2026 berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan. Informasi akurat ini menjadi pegangan utama bagi setiap individu dalam mengatur ritme aktivitas selama bulan suci berlangsung.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/jadwal-imsakiyah-palembang-26-februari-2026