PORTAL7.CO.ID - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mengintensifkan kegiatan sosial mereka sebagai bagian dari rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Aksi kemanusiaan ini bertepatan dengan periode bulan suci Ramadan di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga disiapkan sebagai momentum menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-56 perusahaan yang akan diperingati pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang, dilansir dari Money.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Jamkrindo mendistribusikan berbagai bantuan esensial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut meliputi paket bahan pokok gratis, santunan bagi anak-anak yatim piatu, serta penyediaan perlengkapan ibadah.

Penyaluran bantuan ini terkoordinasi dan menjangkau berbagai titik di wilayah Indonesia, menunjukkan luasnya cakupan kepedulian korporasi. Unit kerja perusahaan yang terlibat tersebar luas di berbagai provinsi.

Wilayah penyaluran bantuan mencakup Jakarta, Malang, Gorontalo, Tegal, Sukabumi, Mataram, Palangka Raya, Batam, hingga Bengkulu. Distribusi dilakukan secara merata sesuai kebutuhan prioritas di setiap lokasi.

Secara keseluruhan, volume total bantuan yang didistribusikan oleh Jamkrindo menyentuh angka ribuan paket bantuan ekonomi untuk masyarakat luas yang memerlukan dukungan. Hal ini menegaskan peran aktif perusahaan dalam membantu perekonomian masyarakat.

Abdul Bari, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jamkrindo, menekankan bahwa Safari Ramadan ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan untuk hadir mendampingi komunitas selama bulan suci.

"Kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako dan santunan yatim piatu merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan sebagai bentuk aksi kepedulian sosial," ujar Abdul Bari.

Beliau menambahkan harapan agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, sekaligus mempererat ikatan sosial. "Semoga bantuan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, dan membuat kita saling terhubung dalam nyamannya ramadan penuh kebersamaan," tambah Abdul Bari.