PORTAL7.CO.ID - Dua sosok penting di Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Rusdi Mastura, terlihat duduk berdampingan dalam sebuah acara formal yang penuh kehangatan. Pertemuan ini terjadi saat keduanya menghadiri agenda Halal Bihalal yang digelar oleh Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Palu.
Acara silaturahmi tersebut berlangsung dengan khidmat di Rumah Gadang yang berlokasi di Jalan Kelinci, Kota Palu, pada Sabtu (18/4/2026). Kehadiran kedua tokoh ini memberikan nuansa kekeluargaan yang sangat kental bagi masyarakat Minang yang berada di tanah perantauan.
Rusdi Mastura tiba di lokasi acara dengan mengenakan baju polo berwarna oranye yang memberikan kesan santai namun tetap rapi. Kedatangannya langsung disambut hangat oleh Longki Djanggola yang tampil lebih formal dengan mengenakan kemeja berwarna hitam.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari TribunPalu.com, kedua tokoh tersebut menunjukkan hubungan yang sangat akrab di hadapan para tamu undangan. Mereka saling berjabat tangan dan melakukan tradisi cipika-cipiki sebelum melangkah menuju area utama kegiatan di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore.
Sebagai bentuk penghormatan adat, panitia pelaksana menyematkan penutup kepala khas Minangkabau kepada kedua tamu istimewa tersebut. Penutup kepala yang dikenal dengan sebutan deta atau saluak itu menjadi simbol apresiasi tinggi atas kehadiran para pemimpin daerah tersebut.
Setelah prosesi penyambutan selesai, Longki Djanggola dan Rusdi Mastura kemudian diarahkan untuk menempati kursi yang telah disiapkan secara berdampingan. Kehadiran mereka seketika menjadi pusat perhatian utama bagi para tamu undangan lainnya yang memadati lokasi.
Suasana di Rumah Gadang semakin meriah dengan kehadiran para tamu yang mengenakan pakaian adat tradisional Minang. Para perempuan terlihat anggun mengenakan tingkuluak, sementara para pria kompak mengenakan saluak sebagai bentuk pelestarian identitas budaya.
Di barisan kursi tamu penting, terlihat pula kehadiran Zalzumida Djanggola yang mendampingi Longki Djanggola dalam acara tersebut. Beliau hadir dalam kapasitasnya sebagai pembina IKM Sulawesi Tengah yang terus aktif mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pertemuan para tokoh besar ini dinilai menjadi momentum positif untuk memperkuat jalinan silaturahmi antarwarga di wilayah tersebut. Selain sebagai ajang kumpul warga perantauan, acara ini juga menjadi wadah komunikasi yang baik antara tokoh masyarakat di Kota Palu pasca-perayaan Idulfitri.