PORTAL7.CO.ID - Tragedi kembali menyelimuti masyarakat Jawa Barat setelah insiden fatal yang melibatkan gigitan ular weling (Bungarus candidus). Peristiwa terbaru ini menelan korban jiwa seorang anak di Tasikmalaya, menambah daftar kasus serupa yang terjadi belakangan ini.

Korban terbaru, seorang bocah lelaki berinisial DK, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat bisa ular yang sangat mematikan. Kematian ini menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan tempat tinggal korban.

Insiden di Tasikmalaya ini melanjutkan catatan kelam setelah kejadian serupa yang menimpa seorang anak di Pekalongan, Jawa Tengah, pada tahun 2025. Kedua kasus ini menunjukkan adanya pola serangan yang mengkhawatirkan dari ular weling di wilayah tersebut.

Yang menjadi pertanyaan besar bagi publik dan ahli adalah waktu terjadinya serangan tersebut. Kedua korban dilaporkan mengalami nasib tragis saat mereka sedang tertidur lelap di dalam kediaman mereka sendiri.

Hal ini mengindikasikan bahwa ular weling dapat masuk ke dalam rumah dan menyerang tanpa terprovokasi, khususnya ketika penghuni sedang dalam kondisi tidak sadar. Pola serangan saat tidur ini membutuhkan perhatian khusus dari pihak berwenang setempat.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, peristiwa memilukan ini kembali menjadi pengingat akan bahaya keberadaan reptil berbisa di area permukiman padat penduduk. Perlu adanya edukasi lebih mendalam mengenai pencegahan gigitan ular.

Pihak berwenang kini tengah menyelidiki lebih lanjut mengenai bagaimana ular weling tersebut bisa masuk ke dalam rumah korban saat kedua bocah tersebut sedang terlelap. Penyelidikan ini bertujuan mengungkap faktor pemicu serangan berulang ini.

"Tragedi memilukan kembali menyelimuti masyarakat Indonesia menyusul serangkaian kasus kematian yang disebabkan oleh gigitan ular weling (Bungarus candidus)," Dikutip dari JABARONLINE.COM.

"Kasus terbaru terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat, di mana seorang bocah lelaki berinisial DK meninggal dunia setelah berjuang melawan bisa mematikan ular tersebut di rumah sakit," Dikutip dari JABARONLINE.COM.