Persib Bandung kini berada di ujung tanduk setelah menelan kekalahan pahit pada laga leg pertama babak gugur ACL 2. Tim kebanggaan Jawa Barat ini harus menerima kenyataan pahit tertinggal tiga gol tanpa balas dari wakil Thailand, Ratchaburi FC. Meski menghadapi situasi yang sangat sulit, semangat juang para pemain dilaporkan tetap membara menjelang pertemuan kedua.
Kekalahan 0-3 di markas lawan membuat langkah Maung Bandung untuk melaju ke babak berikutnya menjadi sangat berat. Tim asuhan Bojan Hodak ini setidaknya membutuhkan kemenangan dengan selisih empat gol untuk memastikan tiket kelolosan secara langsung. Seluruh elemen tim kini fokus penuh untuk memperbaiki kesalahan lini pertahanan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya.
Pertandingan leg kedua ini akan menjadi pembuktian bagi Persib Bandung di hadapan pendukung setianya sendiri. Bermain di kandang diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih agresif sejak menit awal. Sejarah mencatat bahwa Persib seringkali tampil mengejutkan saat berada dalam posisi tertekan seperti saat ini.
Bek asing Persib, Federico Barba, menyuarakan optimisme tinggi meskipun timnya sedang tertinggal jauh secara agregat. Ia menyatakan bahwa dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin selama peluit panjang belum dibunyikan oleh wasit. Barba menekankan pentingnya konsentrasi penuh dan kerja keras kolektif untuk membalikkan keadaan yang ada.
Kegagalan di kompetisi Asia ini tentu akan menjadi catatan merah bagi perjalanan prestasi Persib Bandung di level internasional. Sebaliknya, jika mampu melakukan comeback spektakuler, hal tersebut akan menjadi sejarah baru yang membanggakan bagi sepak bola Indonesia. Tekanan publik yang besar menuntut tim untuk menunjukkan performa terbaik mereka di laga penentuan ini.
Sesi latihan intensif terus dilakukan oleh staf pelatih untuk mengasah ketajaman lini serang yang sempat tumpul. Beberapa skema strategi baru tengah disiapkan guna membongkar pertahanan rapat yang kemungkinan besar akan diterapkan Ratchaburi FC. Kondisi fisik para pemain juga terus dipantau agar berada dalam level puncak saat hari pertandingan tiba.
Laga leg kedua ACL 2 ini diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi sejak peluit babak pertama dimulai. Seluruh mata pecinta sepak bola tanah air kini tertuju pada perjuangan Maung Bandung dalam mengejar defisit gol tersebut. Apapun hasilnya nanti, dedikasi dan sportivitas tinggi harus tetap dijunjung oleh tim kebanggaan Bobotoh ini.