PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia tengah mengintensifkan upaya pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur jalan menjelang periode puncak mobilitas masyarakat pada Lebaran tahun 2026. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan menyeluruh jaringan jalan nasional di luar ruas tol.

Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang terjadi selama arus mudik dan arus balik tahunan tersebut. Jaminan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama dalam perencanaan transportasi nasional ke depan.

Salah satu tolok ukur kesiapan yang diumumkan secara resmi adalah tingkat kemantapan infrastruktur jalan nasional non-tol. Data terbaru menunjukkan bahwa pencapaian kondisi jalan yang mantap telah mencapai level yang sangat signifikan.

Angka capaian kemantapan jalan nasional non-tol tersebut dilaporkan telah menyentuh angka substansial, yakni mencapai 93,5 persen dari total jaringan yang ada. Hal ini mengindikasikan kemajuan besar dalam program pemeliharaan infrastruktur.

Pencapaian 93,5 persen ini menjadi indikator kunci bahwa pemerintah serius dalam menyediakan jalur alternatif yang andal bagi pemudik. Kesiapan ini diharapkan dapat mengurangi beban pada jalan tol utama.

"Pemerintah Indonesia secara proaktif memastikan kesiapan menyeluruh jaringan jalan nasional menjelang periode puncak arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2026 mendatang," demikian pernyataan yang disampaikan, dilansir dari JABARONLINE.COM.

Lebih lanjut, persiapan matang ini secara eksplisit ditujukan untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang tersebut. Hal ini ditegaskan sebagai fokus utama dalam agenda kementerian terkait.

"Persiapan ini menjadi fokus utama untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat," tegas narasi tersebut, menyoroti urgensi dari program peningkatan kualitas jalan non-tol.

Data mengenai capaian ini menunjukkan bahwa upaya pemeliharaan yang dilakukan selama ini membuahkan hasil positif. Angka 93,5 persen tersebut merupakan representasi dari investasi dan kerja keras di lapangan.