Kulit merupakan organ terbesar yang berfungsi sebagai perisai utama tubuh dari berbagai ancaman lingkungan, seperti polusi dan mikroorganisme patogen. Perawatan yang tepat dan berkelanjutan sangat krusial untuk memastikan fungsi protektif ini berjalan optimal sepanjang waktu.

Hidrasi menjadi fondasi utama dalam menjaga elastisitas dan tekstur kulit, baik dari asupan cairan internal maupun pelembap topikal yang sesuai jenis kulit. Selain itu, penggunaan tabir surya spektrum luas adalah keharusan mutlak guna melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi ultraviolet (UV) harian.

Dalam konteks iklim tropis Indonesia, kulit cenderung lebih rentan terhadap produksi sebum berlebih dan risiko hiperpigmentasi akibat intensitas sinar matahari yang tinggi. Oleh karena itu, pemilihan produk non-komedogenik dan rutinitas pembersihan ganda sangat dianjurkan untuk mencegah penyumbatan pori yang berujung pada jerawat.