PORTAL7.CO.ID - Perkembangan terbaru mengenai penyelesaian insiden kebakaran gedung kantor yang merenggut nyawa di kawasan Jakarta Pusat telah menunjukkan kemajuan signifikan. Kasus ini terus bergulir di ranah hukum sambil mencari titik temu penyelesaian di luar pengadilan.
Pihak perusahaan yang bertanggung jawab, PT Terra Drone Indonesia, menyampaikan informasi terkini mengenai upaya mediasi yang telah dilakukan dengan para ahli waris korban. Informasi ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama perusahaan tersebut saat menjalani pemeriksaan.
Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wisnu Wardhana, memberikan keterangan resmi mengenai hasil negosiasi damai ini. Keterangan tersebut disampaikan saat beliau hadir dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Selasa, tanggal 5 Mei 2026.
What: Fokus utama dari perkembangan ini adalah tercapainya kesepakatan damai secara kekeluargaan antara perusahaan dengan mayoritas keluarga korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kesepakatan ini diharapkan dapat meringankan beban para ahli waris.
Who: Pihak yang terlibat dalam kesepakatan damai ini adalah PT Terra Drone Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Utamanya, Michael Wisnu Wardhana, serta keluarga korban yang terdampak langsung oleh tragedi tersebut.
Where: Proses penyampaian perkembangan mediasi ini dilakukan di lingkungan peradilan, yaitu di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Lokasi ini bertepatan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.
Bupati Klungkung Gelar Rotasi Jabatan Massal, Tegaskan Mutasi Lanjutan Menanti Evaluasi Kinerja
When: Pengungkapan mengenai capaian mediasi ini disampaikan oleh Michael Wisnu Wardhana pada hari Selasa (5/5/2026), bertepatan dengan jadwal pemeriksaan dirinya sebagai terdakwa dalam kasus ini.
Why: Tujuan dari mediasi ini adalah untuk mencapai penyelesaian yang adil dan kekeluargaan bagi semua pihak yang dirugikan atas insiden kebakaran yang menyebabkan hilangnya nyawa pekerja. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan hukum perusahaan.
How: Kesepakatan damai ini dicapai melalui serangkaian proses mediasi yang intensif antara pihak perusahaan dan keluarga korban. Hasilnya, tercatat bahwa 20 dari total 22 keluarga telah menyatakan setuju untuk berdamai.