PORTAL7.CO.ID - Dewan Borough High Peak secara resmi mengumumkan pembukaan peluang bagi pihak ketiga untuk mengakuisisi Balai Kota Buxton yang berlokasi di Market Square. Langkah ini diambil pada Selasa, 28 April 2026, melalui penunjukan agen properti Lambert Smith Hampton (LSH) untuk mencari pemilik baru bagi aset bersejarah tersebut.

Keputusan ini didorong oleh pertimbangan bahwa Balai Kota Buxton yang berusia lebih dari satu abad itu dianggap tidak lagi efisien untuk berfungsi sebagai kantor pemerintahan modern di era saat ini. Gedung yang memiliki luas sekitar 30.000 kaki persegi ini merupakan bangunan terdaftar Grade II yang dirancang oleh arsitek William Pollard pada tahun 1889.

Otoritas setempat sedang dalam proses memindahkan pusat administrasi mereka ke lokasi baru yang dianggap lebih strategis sebagai bagian dari program pembangunan kembali yang diberi nama Revitalising Buxton. Proses pelepasan aset ini merupakan bagian penting dari strategi pembaruan infrastruktur pemerintah daerah tersebut.

Dalam upaya menjaga nilai sejarah jangka panjang bangunan yang terbuat dari batu millstone grit ini, Dewan High Peak telah berkonsultasi mendalam dengan pakar properti dari Courtney & Aspin Real Estate. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa solusi yang dipilih adalah yang paling berkelanjutan bagi struktur tersebut.

"Tujuan utama kami adalah memastikan masa depan gedung ini aman secara finansial dan berkelanjutan, baik melalui transfer aset komunitas maupun solusi sektor swasta," tulis pernyataan resmi High Peak Borough Council, dilansir dari BBC.

Pemerintah daerah telah intensif berdialog dengan berbagai elemen masyarakat selama beberapa bulan terakhir untuk mengumpulkan aspirasi mengenai pemanfaatan gedung bersejarah tersebut. Dialog ini bertujuan untuk mempertahankan signifikansi Balai Kota sebagai bangunan bersejarah bagi warga Buxton.

Juru bicara High Peak Borough Council menjelaskan komitmen dewan terhadap pelestarian bangunan tersebut: "Dewan sangat menyadari bahwa ini adalah bangunan bersejarah yang penting di kota ini, oleh karena itu kami telah terlibat dengan proposal yang dipimpin komunitas mengenai masa depan bangunan ini selama beberapa bulan terakhir."

Meskipun proses pemasaran telah dimulai, pihak dewan belum mempublikasikan harga jual resmi untuk hak milik bebas (freehold) atas aset bersejarah ini. Agen properti masih dalam tahap evaluasi setiap proposal yang masuk, dengan fokus pada rencana renovasi yang mempertimbangkan efisiensi energi tanpa merusak fitur budaya aslinya.

Juru bicara High Peak Borough Council kembali menegaskan prioritas dewan terkait proses penjualan ini: "Sebagai dewan, prioritas utama kami adalah memastikan masa depan gedung ini terjamin dengan cara yang berkelanjutan dan tangguh secara finansial, tanpa preferensi apakah itu sebagai aset komunitas atau solusi sektor swasta."