PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Kota Makassar secara resmi meraih pengakuan tertinggi sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di tingkat nasional pada tahun 2026 ini. Prestasi membanggakan ini diumumkan dalam sebuah upacara khidmat dalam rangka Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung di Plaza Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada hari Senin, 27 April 2026. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, bertindak sebagai penyerah simbol pengakuan tersebut kepada Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin.

Penghargaan ini didasarkan pada hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) yang menunjukkan performa luar biasa dari Pemkot Makassar. Kota Makassar berhasil mencatatkan skor impresif sebesar 3,6171 dalam evaluasi tersebut, menempatkannya dalam kategori kinerja tertinggi.

Keunikan capaian Makassar semakin nyata karena kota ini menjadi satu-satunya perwakilan dari luar Pulau Jawa dan Sulawesi Selatan yang berhasil menembus daftar daerah dengan kinerja paling unggul secara nasional. Hal ini menunjukkan kualitas tata kelola yang merata di luar pusat-pusat pemerintahan konvensional.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian yang diraih oleh seluruh jajaran pemerintahannya. Ia menyatakan bahwa ini adalah momen yang membanggakan bagi seluruh warga kota.

"Alhamdulillah, pada peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 ini, Kota Makassar mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pemerintah kota dengan sistem penyelenggaraan pemerintahan terbaik," ujar Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar.

Penetapan skor EPPD ini dilakukan berdasarkan telaah mendalam terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) untuk tahun anggaran 2025. Evaluasi tersebut mencakup aspek krusial seperti kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan capaian hasil pembangunan daerah.

Secara nasional, Kemendagri mengumumkan bahwa terdapat 5 provinsi, 15 kabupaten, dan 9 kota yang berhasil masuk dalam kategori berprestasi tertinggi. Makassar menjadi salah satu dari 9 kota yang diakui unggul tersebut.

Munafri Arifuddin menekankan bahwa keberhasilan ini bukanlah hasil kerja sektoral semata, melainkan buah dari kolaborasi erat antara berbagai elemen pemangku kepentingan. Ia sangat menghargai peran serta semua pihak dalam proses pembangunan kota selama ini.