PORTAL7.CO.ID - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bantaeng kini memasuki era kepemimpinan baru di bawah kendali M. Nasir, S.Pd., M.Si. Sosok yang dikenal berdedikasi ini resmi dipercaya untuk menahkodai organisasi profesi guru tersebut selama lima tahun ke depan.

Masa bakti kepengurusan M. Nasir akan berlangsung mulai tahun 2025 hingga 2030 mendatang. Penunjukan ini menandai babak baru bagi PGRI Bantaeng dalam menjalankan perannya sebagai wadah aspirasi tenaga pendidik di wilayah tersebut.

Dilansir dari Jabaronline.com, fokus utama kepemimpinan M. Nasir adalah melakukan penguatan pada aspek kaderisasi anggota. Langkah ini dinilai sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan serta regenerasi organisasi di masa depan.

Selain kaderisasi, konsolidasi internal menjadi agenda prioritas yang akan segera dijalankan oleh jajaran pengurus baru. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan visi dan misi di antara seluruh anggota PGRI di tingkat cabang.

"Organisasi profesi ini akan diarahkan untuk lebih fokus pada penguatan kaderisasi serta konsolidasi internal guna membesarkan marwah PGRI di tingkat cabang," ujar M. Nasir mengenai arah kebijakan strategisnya.

M. Nasir merupakan putra daerah yang lahir di Bantaeng pada tanggal 3 Mei 1966 silam. Sepanjang hidupnya, ia telah menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap perkembangan dunia pendidikan, khususnya di tanah kelahirannya sendiri.

Perjalanan akademisnya dimulai sejak usia muda, di mana ia tercatat sebagai alumni SPG Negeri Bantaeng pada tahun 1986. Latar belakang pendidikan keguruan ini menjadi fondasi yang kuat bagi perjalanan kariernya sebagai pendidik profesional.

Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi untuk terus memperdalam kompetensinya. Gelar sarjana berhasil diraihnya dari Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI) Makassar pada tahun 2002 yang lalu.

Tidak berhenti di jenjang sarjana, semangat belajarnya membawa M. Nasir untuk menempuh pendidikan pascasarjana. Ia sukses meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar pada tahun 2010.