PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan kebijakan monumental untuk meringankan beban masyarakat menjelang perayaan Idulfitri tahun 2026 mendatang. Keputusan ini berupa pemberian potongan harga tarif tol sebesar 30 persen yang akan berlaku secara serentak selama periode puncak perjalanan hari raya. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan napas lega bagi para pemudik yang akan melintasi jalan tol utama.

Informasi resmi mengenai skema diskon tarif ini disampaikan langsung oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) melalui kanal media sosial resmi mereka, akun Instagram @bakom.ri. Diskon tarif sebesar 30 persen ini mencakup 29 ruas tol yang dianggap sebagai jalur prioritas utama dalam pergerakan mudik dan balik nasional. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat dan mengoptimalkan jaringan infrastruktur jalan tol yang telah dibangun.

Kebijakan pemotongan tarif tol ini merupakan salah satu komponen penting dalam paket stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah, dengan total nilai mencapai Rp 12,83 triliun. Tujuan utama dari stimulus fiskal ini adalah untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah potensi lonjakan kebutuhan selama hari raya. Selain itu, ini juga dimaksudkan untuk membantu meratakan distribusi volume kendaraan agar tidak terjadi penumpukan berlebihan di satu titik.

Secara spesifik, diskon tarif tol 30% ini dijadwalkan mulai berlaku pada tanggal 15 dan 16 Maret 2026 untuk melayani puncak arus keberangkatan atau mudik. Sementara itu, untuk mengantisipasi gelombang arus balik, potongan harga yang sama akan diterapkan pada tanggal 26 dan 27 Maret 2026. Penetapan tanggal ini dirancang untuk mengakomodasi pergerakan mayoritas pekerja yang mengambil cuti panjang.

Namun demikian, tidak semua ruas tol akan mengikuti jadwal diskon yang seragam tersebut karena pertimbangan manajemen lalu lintas spesifik. Contohnya, Tol Tangerang-Merak akan menerapkan periode diskon lebih awal, yakni pada 12-13 Maret, dan periode balik yang lebih panjang pada 31 Maret hingga 1 April 2026. Hal ini menunjukkan adanya penyesuaian strategi berdasarkan pola historis kepadatan di ruas tol tersebut.

Perbedaan jadwal juga terlihat pada beberapa ruas tol strategis lainnya, memberikan fleksibilitas bagi pengguna jalan. Tol Kayuagung-Palembang dijadwalkan memberikan potongan harga tambahan pada tanggal 14, 28, dan 29 Maret 2026, mengakomodasi pergerakan di wilayah Sumatera Selatan. Sementara itu, Tol Cimanggis-Cibitung akan memberlakukan diskon khusus pada rentang waktu 21-22 Maret 2026.

Keputusan ini, yang dipublikasikan pada 4 Maret 2026 pukul 10:19 WIB dan diperbarui singkat pada pukul 10:20 WIB, menunjukkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi tantangan mobilitas Lebaran. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan tarif tol yang lebih terjangkau ini untuk merencanakan perjalanan mudik dan balik mereka dengan lebih efisien.

Sumber: Infonasional

https://www.infonasional.com/tarif-tol-diskon-mudik-lebaran-2026