PORTAL7.CO.ID - Federasi Sepakbola Ghana (GFA) secara resmi mengumumkan penunjukan pelatih veteran asal Portugal, Carlos Queiroz, sebagai juru taktik baru tim nasional Ghana pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat kesiapan skuad berjuluk Black Stars tersebut dalam menghadapi putaran final Piala Dunia 2026 yang sudah di depan mata.

Keputusan GFA untuk merekrut Queiroz muncul setelah federasi memecat pelatih sebelumnya, Otto Addo. Pemutusan hubungan kerja tersebut dipicu oleh performa mengecewakan tim yang menelan empat kekalahan beruntun, termasuk hasil minor 1-2 saat bersua Jerman pada laga internasional bulan lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Secara administratif, Queiroz diberikan kontrak khusus yang difokuskan untuk memimpin Ghana sepanjang kampanye Piala Dunia 2026. Meski demikian, pihak federasi tetap membuka peluang perpanjangan masa kerja bagi pelatih berusia 73 tahun tersebut apabila performa tim dinilai memuaskan selama turnamen berlangsung.

"Ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan sebuah misi, dan saya siap memberikan segalanya, baik pengalaman maupun ilmu, demi kemajuan sepak bola serta kebahagiaan masyarakat," ujar Carlos Queiroz, Pelatih Timnas Ghana.

Penunjukan ini semakin mempertegas reputasi Queiroz sebagai pelatih spesialis tim nasional setelah sebelumnya pernah menangani tujuh negara berbeda. Sebelum berlabuh ke Ghana, ia sempat menahkodai timnas Oman hingga awal tahun 2026, namun masa tugasnya berakhir lebih cepat akibat situasi keamanan yang tidak kondusif di kawasan Timur Tengah.

Rekam jejak Queiroz di panggung dunia memang tidak perlu diragukan lagi, terutama melalui dedikasinya bersama timnas Iran dalam dua periode berbeda. Ghana akan menjadi negara ketiga yang ia bawa ke putaran final Piala Dunia setelah sebelumnya sukses mendampingi Portugal pada edisi 2010 serta Iran pada tahun 2014, 2018, dan 2022.

Kehadiran Queiroz diharapkan mampu membawa stabilitas taktis bagi Ghana yang akan menghadapi tantangan berat di fase grup. Pengalamannya yang luas dalam menavigasi turnamen besar menjadi modal utama bagi Black Stars untuk bersaing dengan tim-tim elit dunia lainnya.

Pada putaran final mendatang, Ghana tergabung dalam Grup L yang dihuni oleh tim-tim tangguh seperti Inggris, Kroasia, dan Panama. Persaingan di grup ini diprediksi akan sangat ketat mengingat komposisi tim yang memiliki gaya permainan yang beragam.

Perjuangan awal skuad asuhan Carlos Queiroz dijadwalkan akan dimulai pada 17 Juni mendatang. Laga perdana melawan Panama akan menjadi ujian pertama bagi sang pelatih kawakan untuk membuktikan kapasitasnya dalam mengangkat performa Ghana di level internasional.