PORTAL7.CO.ID - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026) diwarnai dengan aksi penyampaian aspirasi yang damai di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Sejumlah elemen massa berkumpul untuk menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada hak-hak pekerja.
Massa yang hadir terdiri dari Aliansi Gerakan Reformasi Agraria, Serikat Buruh Migran Indonesia, dan Sentral Perjuangan Pemuda. Berdasarkan pantauan di lapangan, situasi arus lalu lintas di sekitar kawasan Senayan tetap terpantau lancar tanpa adanya kendala berarti hingga menjelang siang hari.
Dikutip dari Detikcom, pihak kepolisian melakukan pengawalan secara humanis untuk memastikan proses demokrasi ini berjalan tertib. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyambut baik kedatangan para perwakilan buruh di pusat legislatif tersebut.
"Selamat datang kepada para pejuang aspirasi buruh. Polda Metro Jaya siap mengawal dan melayani teman-teman buruh serta elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasinya secara tertib dan damai," ujar Budi Hermanto.
Pihak kepolisian juga memfasilitasi dialog antara perwakilan massa dengan anggota dewan di dalam gedung. Pendekatan persuasif terus dikedepankan agar hak setiap warga negara dalam bersuara tetap terlindungi tanpa mengganggu kepentingan umum.
"Untuk situasi lalu lintas di depan DPR/MPR RI masih lancar. Sampai saat ini belum ada pengalihan arus. Petugas tetap disiagakan untuk melakukan pengaturan apabila dibutuhkan secara situasional," kata Budi Hermanto.
Selain menjaga keamanan, aparat juga mengimbau agar seluruh peserta aksi tetap menghormati pengguna jalan lainnya. Hal ini dilakukan demi menjaga suasana ibu kota tetap kondusif selama peringatan May Day berlangsung.
"Kami mengimbau seluruh peserta aksi tetap menjaga ketertiban, menghormati pengguna jalan lain, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Mari bersama-sama kita jaga Jakarta agar tetap aman, nyaman, dan kondusif," tutur Budi Hermanto.
Sebagai langkah solutif atas tuntutan massa, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima langsung delegasi buruh. Dalam pertemuan tersebut, disepakati adanya percepatan pembentukan regulasi ketenagakerjaan yang baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.