PORTAL7.CO.ID - Manajemen Barcelona dikabarkan telah menutup pintu bagi penyerang muda Ansu Fati untuk kembali memperkuat skuad utama pada musim mendatang. Keputusan ini diambil seiring dengan berakhirnya masa peminjaman sang pemain di kompetisi luar negeri.
Klub raksasa asal Catalan tersebut kini berencana untuk melepas pemain berusia 23 tahun itu secara permanen ke AS Monaco. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi manajemen untuk menjaga keseimbangan komposisi di sektor lini depan tim.
"Barcelona saat ini sedang meminjamkan Ansu Fati ke klub Ligue 1, AS Monaco, untuk sepanjang musim 2025/2026," dikutip dari Detik Sport.
Upaya Diplomasi Sepak Bola Gianni Infantino di Kongres FIFA Vancouver Menuai Sorotan Global
Selama berkarier di Liga Prancis, pemain yang merupakan produk asli akademi La Masia ini telah mencatatkan 10 gol dari total 27 penampilan di berbagai ajang. Meski demikian, tim pelatih menilai performa yang ditunjukkan Fati masih cenderung fluktuatif selama masa peminjaman.
"Barcelona menaruh harapan besar agar AS Monaco bersedia mengaktifkan opsi pembelian permanen terhadap sang striker," dikutip dari Tribuna.
Nilai tebus untuk mempermanenkan status Ansu Fati dipatok pada angka 11 juta Euro atau setara dengan Rp 223 miliar. Angka tersebut diketahui berada di bawah valuasi pasar sang pemain yang sebenarnya mencapai 15 juta Euro.
Keputusan untuk menjual Fati didasari oleh keyakinan jajaran pelatih bahwa stok penyerang yang ada di skuad Barcelona saat ini sudah sangat mumpuni. Manajemen merasa persaingan di lini depan sudah cukup kompetitif tanpa kehadiran pemain internasional Spanyol tersebut.
Apabila AS Monaco pada akhirnya tidak mengambil langkah permanen, Barcelona akan segera mengalihkan fokus untuk menawarkan Fati ke klub lain di LaLiga. Hal ini dilakukan demi merampingkan daftar pemain dan beban gaji klub untuk musim depan.
Ansu Fati sendiri telah menjadi bagian dari tim senior Blaugrana sejak tahun 2020 setelah menimba ilmu di akademi internal. Ia sempat digadang-gadang menjadi bintang masa depan bahkan pernah dipercaya mengenakan nomor punggung keramat 10.