PORTAL7.CO.ID - Tim nasional bulutangkis putra Indonesia sukses mengukuhkan diri di posisi teratas klasemen sementara Grup D ajang Thomas Cup 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka berhasil menaklukkan tim kuat Thailand dalam pertandingan kedua yang berlangsung menegangkan.

Laga krusial tersebut terselenggara di Forum Horsens pada hari Minggu, 26 April 2026, dan berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk kemenangan Skuad Merah Putih. Hasil positif ini menambah perolehan poin tim Indonesia menjadi dua poin dari total dua pertandingan yang sudah mereka mainkan dalam fase grup.

Meskipun memimpin klasemen, Indonesia belum sepenuhnya aman dan masih harus menjalani pertandingan penentuan melawan Prancis pada hari Selasa, 28 April 2026. Kemenangan melawan Prancis akan menjadi kunci utama untuk menjamin tiket lolos ke babak perempat final secara mutlak.

Perjuangan Indonesia dimulai dengan sedikit hambatan ketika Jonatan Christie harus mengakui keunggulan tunggal putra andalan Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Jonatan menelan kekalahan dalam pertarungan tiga gim yang ketat dengan skor 16-21, 22-20, dan 20-22.

Kekalahan di partai pertama ini disebut cukup menyesakkan karena Jonatan sempat memegang keunggulan 20-17 pada gim penentu sebelum momentumnya terganggu akibat insiden senar raket yang putus. Kejadian ini menjadi titik balik yang disayangkan dalam pertandingan tersebut.

Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui penampilan impresif dari pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/M Reza Pahlevi Isfahani. Mereka sukses menumbangkan Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga dengan skor 21-17 dan 21-18, menyumbang poin penting bagi tim.

Thailand sempat kembali unggul 2-1 setelah Alwi Farhan harus menyerah dari Panitchaphon Teeraratsakul melalui laga yang menguras tenaga dan berlangsung tiga gim penuh. Situasi ini menekan Indonesia untuk segera mencari poin penyeimbang.

Napas tim Garuda diperpanjang oleh ganda putra kedua, Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin, yang berhasil memenangkan pertarungan sengit melawan Peeratchaphon Teeraratsakul/Pakkapon Teeraratsakul. Mereka menang tipis 19-21, 21-17, dan 25-23, membuat kedudukan menjadi imbang 2-2.

Kepastian kemenangan Indonesia ditentukan pada partai terakhir oleh Moh Zaki Ubaidillah, yang tampil dominan dan meyakinkan. Zaki berhasil mengalahkan Tanawat Yimjit dengan skor telak 21-11 dan 21-12, mengunci kemenangan tim 3-2.