PORTAL7.CO.ID - Real Valladolid Promesas telah mengamankan kelanjutan kiprah mereka di kompetisi Segunda RFEF untuk musim mendatang, terhindar dari ancaman degradasi. Kepastian ini didapat setelah mereka berhasil menaklukkan Burgos Promesas dengan skor akhir 2-0 dalam pertandingan penutup musim yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026.

Pertandingan penentuan tersebut digelar di Stadion Anexos, di mana kemenangan mutlak sangat dibutuhkan oleh tim asuhan Javier Baraja ini. Hasil tiga poin tersebut krusial karena berhasil membawa Valladolid Promesas mengumpulkan total 45 poin di klasemen akhir liga.

Kemenangan ini memastikan bahwa Valladolid Promesas tidak perlu jatuh ke dalam babak playdown degradasi yang sangat menegangkan. Kepastian ini juga ditopang oleh hasil pertandingan rival mereka di hari yang sama, yakni kekalahan Langreo 3-2 dari Oviedo B dan hasil imbang 1-1 antara Astorga melawan Orense.

Meskipun secara posisi akhir tim ini menempati peringkat ke-13 di grup mereka, mereka berhasil lolos dari playdown karena memiliki koleksi poin yang lebih unggul dari tim peringkat ke-13 dari grup Segunda RFEF lainnya. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di kasta keempat sepak bola Spanyol musim ini.

Pembuka keunggulan bagi tim tuan rumah dicetak dengan sangat cepat oleh gelandang Ivorra hanya pada menit ketiga pertandingan. Gol tersebut tercipta melalui sebuah tembakan jarak jauh yang spektakuler, berasal dari garis tengah lapangan setelah Ivorra berhasil merebut bola dari penguasaan pemain lawan.

Gol pembuka tersebut memberikan suntikan mental yang signifikan bagi tim tuan rumah, yang kemudian tampil sangat dominan dalam mengontrol jalannya pertandingan sejak awal. Tujuan utama mereka adalah menjauhi zona degradasi yang selalu mengintai sepanjang musim kompetisi.

Kemenangan meyakinkan Valladolid Promesas kemudian digenapkan oleh gol kedua yang dicetak oleh Cesar Porras di babak kedua. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik cepat yang dieksekusi dengan baik, setelah Porras menerima umpan terobosan matang dari rekannya, Martinez.

Hasil tiga kemenangan beruntun terakhir ini melengkapi pencapaian gemilang Valladolid Promesas yang menutup musim dengan empat kemenangan berturut-turut. Rentetan kemenangan tersebut menjadi kunci utama mereka dalam mempertahankan eksistensi di Segunda RFEF untuk musim 2026/2027.

Dikutip dari data klasemen akhir, terlihat bahwa Valladolid Promesas memiliki rata-rata usia pemain yang sangat muda, yakni hanya 20,4 tahun. Struktur kompetisi musim depan dipastikan akan kembali menempatkan tim ini dalam persaingan Segunda RFEF, bersama dengan tim promosi seperti Atletico Tordesillas.