PORTAL7.CO.ID - Kondisi sulit tengah menyelimuti Manchester United menjelang laga tandang krusial melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Minggu, 19 April 2026. Tim berjuluk Setan Merah tersebut dipastikan kehilangan bek andalan mereka, Lisandro Martinez, dalam pertandingan besar tersebut.

Kepastian absennya pemain asal Argentina ini terjadi setelah upaya banding yang diajukan pihak klub ditolak oleh otoritas sepak bola Inggris. Hukuman ini merupakan buntut dari kartu merah yang diterima Martinez saat bertanding melawan Leeds United pada laga sebelumnya.

Berdasarkan tinjauan VAR, Martinez dianggap melakukan tindakan kekerasan dengan menarik ikat rambut Dominic Calvert-Lewin. Insiden tersebut membuat wasit tidak ragu untuk mengusir sang pemain dari lapangan hijau secara langsung.

"Kami sangat kecewa dan tidak sependapat dengan keputusan ini, namun pandangan saya mengenai situasi tersebut tetap tidak berubah sejak pertandingan berakhir," ujar Michael Carrick.

"Manchester United telah mengalami beberapa keputusan yang merugikan belakangan ini, tetapi kami dipaksa untuk menerima kenyataan dan terus melangkah maju tanpa Martinez saat melawan Chelsea," kata Michael Carrick.

Dampak dari kegagalan banding ini dilansir dari laporan internal klub akan terasa cukup panjang bagi skuat asuhan Carrick. Selain melewatkan laga kontra Chelsea, Martinez juga diwajibkan menjalani sanksi larangan bertanding pada dua partai penting lainnya melawan Brentford dan Liverpool.

Masalah di lini pertahanan Manchester United semakin rumit dengan absennya sang kapten, Harry Maguire. Maguire harus menepi akibat sanksi tambahan setelah menerima kartu merah pada pertandingan melawan Bournemouth sebelumnya.

Kondisi ini membuat pilihan Michael Carrick di posisi bek tengah menjadi sangat terbatas untuk laga perebutan tiket Liga Champions pekan ini. Saat ini, hanya tersedia nama Leny Yoro dan pemain muda Ayden Heaven yang siap diturunkan di tim utama.

Hal yang menjadi sorotan adalah kombinasi usia kedua pemain bertahan tersebut yang baru menginjak 39 tahun. Mengandalkan duet pemain muda di kompetisi seketat Liga Inggris tentu menjadi tantangan yang sangat besar bagi stabilitas pertahanan United.