PORTAL7.CO.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah konkret dan terukur guna mengatasi tantangan mendasar dalam ekosistem pendidikan nasional. Fokus utama saat ini adalah peningkatan kualitas literasi dan numerasi siswa yang sempat mengalami penurunan.

Upaya serius ini diwujudkan melalui pencanangan program penguatan literasi dan numerasi di ratusan Sekolah Dasar (SD) di seluruh Indonesia. Program ini dirancang dengan mengadopsi pendekatan inovatif yang dikenal sebagai Partisipasi Semesta.

Langkah proaktif ini bukan tanpa alasan, melainkan respons langsung terhadap temuan mengejutkan dari survei internasional mengenai kemampuan siswa Indonesia. Data Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022 menjadi titik tolak evaluasi mendalam pemerintah.

Hasil PISA 2022 menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam kecakapan literasi dan numerasi siswa Indonesia dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini mendorong Kementerian untuk segera menggalang dukungan lintas sektor guna membalikkan tren negatif tersebut.

Kolaborasi strategis telah dibangun dengan melibatkan dua mitra penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan ini. Mereka adalah organisasi internasional Unicef dan yayasan filantropi terkemuka, Tanoto Foundation.

Kerja sama dengan Unicef dan Tanoto Foundation diharapkan mampu memberikan dampak masif dan berkelanjutan pada peningkatan kemampuan dasar siswa di tingkat Sekolah Dasar. Program ini menargetkan implementasi di 500 SD sebagai tahap awal.

Dilansir dari JABARONLINE.COM, langkah penguatan literasi dan numerasi ini merupakan prioritas utama Kemendikdasmen dalam kerangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pendekatan Partisipasi Semesta menekankan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah meyakini bahwa perbaikan fundamental pada kemampuan membaca dan berhitung siswa adalah kunci utama untuk daya saing bangsa di masa depan global. Oleh karena itu, investasi pada program ini dianggap sangat mendesak.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Jabaronline. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.