PORTAL7.CO.ID - Muhammad Albagir, penjaga gawang utama Tim Nasional Futsal Indonesia, mendapatkan kembali kepercayaan untuk mengawal gawang Skuad Garuda dalam ajang ASEAN Futsal Championship atau yang lebih dikenal sebagai Piala AFF Futsal 2026. Turnamen bergengsi ini dijadwalkan akan berlangsung di Thailand, mulai tanggal 5 hingga 13 April 2026.
Pemanggilan Albagir ke dalam skuad kali ini cukup menarik perhatian publik, mengingat posisinya sempat tergeser dari kiper utama. Kiper berusia 28 tahun tersebut sempat kalah bersaing dengan Muhammad Nizar dan Ahmad Habiebie saat tim nasional meraih posisi runner-up di Piala Asia Futsal 2026.
Kini, di bawah arahan pelatih Hector Souto, Albagir diprediksi akan kembali menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang. Meskipun sempat mengalami periode sulit, semangat Albagir untuk membela Merah Putih tidak pernah padam sama sekali.
Futsal telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupnya, sebuah olahraga yang menuntut perbaikan diri secara berkelanjutan demi menampilkan performa terbaik di lapangan hijau. "Saya tidak pernah berhenti, karena ini salah satu passion saya di kehidupan saya," ujar Albagir, dilansir dari BolaSport pada Kamis (2/4/2026).
Dedikasi Albagir terhadap pengembangan diri terlihat jelas dari komitmennya untuk terus beradaptasi dengan tuntutan permainan modern. "Saya tidak pernah berhenti di futsal. Apa yang harus diperbarui dari diri saya, akan terus saya lakukan," tegasnya.
Timnas Indonesia akan memasuki Piala AFF Futsal 2026 dengan status sebagai juara bertahan. Pada edisi sebelumnya di tahun 2024, yang juga diselenggarakan di Thailand, Skuad Garuda berhasil mengangkat trofi setelah menaklukkan Vietnam dalam laga final.
Albagir melihat status sebagai juara bertahan sebagai sumber motivasi besar, bukan sebagai beban yang memberatkan langkah tim. "Yang pasti buat saya, mempertahankan gelar juara justru menjadi suatu hal yang menyenangkan," kata Albagir.
Baginya, proses untuk meraih dan kemudian mempertahankan gelar juara adalah sebuah tantangan yang seru dan menarik untuk dihadapi. "Jadi untuk mencapai dan mempertahankan gelar, maintain, semoga bisa juara lagi, itu adalah suatu hal yang seru," tambahnya.
Ia berpendapat bahwa ambisi meraih gelar juara beruntun ini merupakan kesempatan untuk membuktikan kualitas intrinsik para pemain futsal Indonesia. "Kalau buat saya, ini bukan menjadi suatu beban, melainkan sesuatu yang mungkin seharusnya kami tingkatkan, yaitu bagaimana caranya menunjukkan bahwa pemain futsal Indonesia semuanya punya kualitas," tegasnya.