PORTAL7.CO.ID - Klub raksasa Brasil, Flamengo, yang baru saja menjuarai Copa Libertadores 2025, secara resmi melayangkan tuntutan keras terhadap klub Spanyol, UD Almería. Tuntutan ini terkait dengan kewajiban pembayaran transfer pemain depan Lázaro Vinicius yang belum diselesaikan oleh klub Andalusia tersebut.
Perselisihan finansial ini menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola internasional pada Rabu (1/4/2026). Flamengo menuding Almería telah menunggak pembayaran sebesar 1,8 juta euro, yang setara dengan kurang lebih Rp31 miliar, terkait kesepakatan transfer yang terjadi pada tahun 2022.
Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan oleh klub yang berbasis di Rio de Janeiro tersebut, tunggakan pembayaran ini sudah mencapai 590 hari. Kewajiban tersebut seharusnya sudah dipenuhi sejak Almería merekrut Lázaro pada bulan Agustus 2022.
Flamengo menganggap penundaan pembayaran ini sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap komitmen yang telah disepakati kedua belah pihak dalam kontrak yang mengikat.
"Sudah 590 hari dalam situasi gagal bayar, klub (Spanyol) mengumpulkan utang yang diperkirakan lebih dari 1,8 juta euro, merupakan pelanggaran mencolok terhadap komitmen yang ditandatangani dan aturan yang mengatur hubungan dalam sepak bola internasional," demikian pernyataan resmi klub Brasil tersebut, dilansir dari lavozdelsur.es.
Lebih lanjut, Flamengo menggarisbawahi bahwa dalam kontrak transfer awal, Almería secara eksplisit menyetujui untuk menanggung seluruh pajak transfer yang berlaku di wilayah Spanyol. Namun, kewajiban ini juga diabaikan oleh klub Spanyol tersebut.
Akibat dari kelalaian ini, Flamengo terpaksa harus menanggung beban pajak transfer sebesar 1,5 juta euro yang seharusnya menjadi tanggung jawab Almería. Hal ini mendorong klub Brasil tersebut untuk segera mengajukan pengaduan resmi kepada FIFA.
Flamengo menegaskan bahwa otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA, telah mengakui hak klub untuk mendapatkan penggantian penuh atas biaya pajak yang telah mereka tanggung tersebut. Pengakuan ini memperkuat posisi hukum Flamengo dalam sengketa ini.
Namun, klub Brasil tersebut menyatakan kekecewaan mendalam karena Almería belum juga mematuhi resolusi yang telah dikeluarkan oleh FIFA terkait masalah pembayaran ini. Flamengo menuduh klub Spanyol tersebut secara sistematis menolak kepatuhan dan menggunakan prosedur penundaan.