PORTAL7.CO.ID - Posisi Arne Slot sebagai nakhoda Liverpool dilaporkan berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian akibat penanganan kontrak pemain oleh Fenway Sports Group (FSG), pemilik klub. Kesalahan manajemen dalam urusan kontrak ini dinilai merugikan stabilitas tim secara keseluruhan.

Meskipun Liverpool telah menggelontorkan investasi besar di bursa transfer musim panas lalu dengan ambisi mempertahankan gelar juara, performa tim justru mengalami penurunan signifikan. Penurunan ini terjadi setelah musim debut Slot yang sebelumnya sempat menampilkan dominasi The Reds.

Saat ini, Liverpool terperosok di posisi kelima klasemen sementara, hanya menyisakan keunggulan satu poin dari Chelsea dalam perebutan slot Liga Champions musim depan. Meskipun cedera pemain menjadi faktor, tekanan yang ditujukan pada Slot dinilai tidak sepenuhnya adil.

FSG disebut memegang peranan penting dalam masalah internal ini, khususnya melalui keputusan yang berdampak langsung pada performa beberapa pemain kunci. Musim sebelumnya, performa impresif tim sempat dibayangi oleh ketidakpastian kontrak tiga pilar utama, yaitu Trent Alexander-Arnold, Virgil van Dijk, dan Mohamed Salah.

Publik terus menanti kejelasan mengenai masa depan para pemain tersebut, memantau setiap konferensi pers, unggahan media sosial, hingga perayaan gol yang mereka lakukan. Pada akhirnya, Alexander-Arnold memutuskan untuk pindah ke Real Madrid, sementara Van Dijk dan Salah memilih memperpanjang ikatan kerja selama dua tahun.

FSG kembali mengulangi pola penundaan dalam menangani masa depan Ibrahima Konate, di mana isu kontraknya terus berlarut sepanjang musim kompetisi. Situasi ini secara signifikan memengaruhi konsistensi performa bek tengah asal Prancis tersebut di lapangan.

Performa Konate menjadi tidak stabil sepanjang musim, memaksa Slot menghadapi keterbatasan opsi di lini belakang. Situasi ini diperparah dengan rentannya Joe Gomez terhadap cedera dan cedera lutut parah yang dialami Giovanni Leoni hingga akhir musim.

Kondisi ini jelas memengaruhi stabilitas kolektif tim sekaligus memberikan dampak personal yang besar terhadap fokus bermain Konate. Liverpool sendiri dikabarkan berkeinginan untuk mempertahankan Konate, namun klub harus segera mengambil sikap tegas demi mengendalikan masa depan skuad.

"Jika Konate tidak memberikan kepastian setelah musim panas, klub harus segera mengambil keputusan dan menyiapkan skenario tanpa dirinya," merupakan pandangan yang muncul mengenai perlunya ketegasan manajemen. Langkah tegas ini penting agar semua pihak dapat bergerak maju dan memberikan kejelasan komposisi skuad kepada Arne Slot.