PORTAL7.CO.ID - Menyambut perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, PLN Indonesia Power mengambil langkah strategis pengamanan pasokan listrik di seluruh wilayah operasionalnya. Upaya ini difokuskan untuk menjamin stabilitas listrik selama periode libur panjang yang diprediksi meningkatkan permintaan energi masyarakat.
Total sebanyak 12.597 personel telah disiagakan dan ditempatkan di berbagai unit pembangkit di seluruh Indonesia. Selain itu, perusahaan juga mengaktifkan 114 posko siaga khusus untuk memonitor kondisi kelistrikan secara berkelanjutan.
Langkah antisipatif ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik yang biasa terjadi seiring dengan meningkatnya aktivitas rumah tangga dan komersial selama masa libur Lebaran. Hal ini dilakukan demi kenyamanan publik dalam menjalankan ibadah dan kegiatan silaturahmi.
Menurut informasi yang dilansir dari Money, direktur utama perusahaan memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya kesiapan infrastruktur pembangkitan. Fokus utama saat ini adalah memastikan semua sistem beroperasi secara optimal tanpa hambatan teknis.
Bernadus Sudarmanta, selaku Direktur Utama PLN Indonesia Power, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan energi. "PLN Indonesia Power berkomitmen untuk memastikan seluruh unit pembangkit beroperasi secara optimal melalui kesiapan infrastruktur, penguatan sistem operasi, serta dukungan sumber daya manusia yang profesional," ujar Bernadus dalam keterangan resminya pada Senin, 9 Maret 2026.
Untuk menjamin ketahanan energi nasional selama masa siaga ini, perusahaan telah memastikan ketersediaan daya mampu pasok yang memadai. Total daya yang siap didistribusikan kepada masyarakat mencapai angka signifikan, yakni 15,03 Gigawatt.
Bernadus kembali menegaskan kesiapan penuh jajarannya dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi hari raya. "Dengan dukungan daya mampu pasok sebesar 15,03 gigawatt serta kesiapsiagaan 114 posko dan 12.597 personel, kami siap menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Idulfitri agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman," kata Bernadus.
Pengerahan personel dan posko siaga ini merupakan bagian integral dari tanggung jawab subholding PT PLN (Persero) dalam mengelola sistem pembangkitan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Tujuannya adalah menjaga stabilitas sistem dari potensi gangguan operasional.
Di samping fokus pada keandalan operasional rutin selama Idulfitri, PLN Indonesia Power juga terus mengintegrasikan efisiensi energi dan inovasi teknologi hijau. Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk menyelaraskan target operasional jangka panjang dengan agenda nasional pencapaian Net Zero Emissions.