PORTAL7.CO.ID - Menjelang memasuki bulan Mei 2026, masyarakat Indonesia mulai menantikan kepastian mengenai status hari libur nasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei. Tanggal tersebut secara universal diakui sebagai Hari Buruh Internasional atau yang lebih dikenal sebagai May Day.

Pemerintah Republik Indonesia secara resmi telah menetapkan tanggal 1 Mei 2026 sebagai hari libur nasional yang berlaku di seluruh wilayah Nusantara. Ketetapan ini didasarkan pada dokumen resmi yang telah diterbitkan oleh kementerian terkait.

Penetapan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, yaitu Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025. Dokumen ini menjadi landasan hukum bagi seluruh instansi untuk memberikan hak istirahat pada tanggal tersebut.

Secara historis, penetapan Hari Buruh sebagai hari libur nasional di Indonesia sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu. Kebijakan ini mulai berlaku resmi berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2013.

Kebijakan penetapan tersebut disahkan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menandai pengakuan negara terhadap pentingnya memperingati perjuangan kelas pekerja.

Hari Buruh Internasional adalah momen global untuk menghormati pencapaian signifikan serta perjuangan tanpa henti dari gerakan buruh di seluruh dunia. Peringatan ini memiliki akar kuat yang berasal dari tuntutan pekerja di Amerika Serikat pada abad ke-19.

Pada masa itu, para pekerja melakukan aksi kolektif menuntut pengurangan jam kerja yang ekstrem, yang sebelumnya bisa mencapai 14 hingga 20 jam sehari. Mereka juga memperjuangkan upah yang adil dan kondisi kerja yang lebih manusiawi.

Perjuangan ini mulai membuahkan hasil ketika pemerintahan Martin Van Buren pada tahun 1837 mulai memberlakukan aturan 10 jam kerja bagi pegawai pemerintah. Namun, aturan ini belum sepenuhnya mencakup sektor industri, sehingga protes terus berlanjut.

Gerakan masif untuk menuntut standar delapan jam kerja per hari semakin menguat menjelang tahun 1850-an, bahkan meluas hingga ke Australia, di mana tuntutan tersebut berhasil dimenangkan pada tahun 1856.