PORTAL7.CO.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi membantah keras berbagai kabar yang beredar luas di platform media sosial mengenai kondisi kesehatan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Isu yang menyebutkan bahwa Menteri Purbaya ambruk dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dipastikan tidak benar adanya.
Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh pihak Kemenkeu untuk meredam spekulasi publik yang semakin memanas pada hari Minggu, 3 Mei 2026. Pihak kementerian menegaskan bahwa informasi mengenai kondisi kesehatan Menteri Purbaya tersebut tidak berdasar.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deny Surjantoro, menjadi juru bicara resmi yang memberikan pernyataan tegas mengenai hal ini. Deny menegaskan bahwa pimpinan instansi bendahara negara tersebut masih menjalankan tugasnya seperti biasa.
Mahkota Pusaka 8 Kg Emas Mengguncang Jawa Barat: Jejak Spiritual Kirab Binokasih Sanghyang Pake
Dilansir dari Detik Finance, Deny Surjantoro menyampaikan bahwa hingga saat ini Menteri Keuangan dalam kondisi prima dan sehat walafiat. Hal ini sekaligus membantah narasi yang mengklaim Menteri Purbaya telah dilarikan ke fasilitas kesehatan.
"Sampai saat ini Pak Menteri dalam keadaan sehat," ujar Deny, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu.
Meskipun Kemenkeu membantah isu dirawat di RS, Menteri Purbaya sendiri sebelumnya pernah secara terbuka mengakui bahwa ia memang tengah menghadapi permasalahan kesehatan fisik. Gangguan kesehatan tersebut dilaporkan cukup mengganggu aktivitas hariannya.
Purbaya sempat mengungkapkan bahwa ia sedang berjuang menghadapi rasa sakit yang signifikan pada bagian pinggangnya. Kondisi ini diungkapkan saat ia memberikan keterangan kepada awak media beberapa waktu sebelumnya.
"Sampai sekarang sakit juga. Ini sakit pinggang. Ini disuntik kemarin delapan titik. Kalau enggak, nggak bisa saya berdiri begini," tutur Purbaya, Menteri Keuangan.
Penjelasan mengenai keluhan fisik ini disampaikan Menteri Purbaya saat menghadiri agenda pengarahan media yang diselenggarakan di wilayah Jakarta Selatan pada hari Jumat, 24 April. Ia menduga bahwa masalah pinggang tersebut erat kaitannya dengan beban kerja yang sangat tinggi.