PORTAL7.CO.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengambil langkah tegas dengan memulai investigasi komprehensif menyusul insiden pemadaman listrik yang sempat melumpuhkan sejumlah area di Jakarta pada hari Kamis, 23 April 2026. Investigasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan gangguan signifikan pada sistem kelistrikan ibu kota.

Tim khusus dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dikerahkan untuk menyisir setiap detail teknis pada jaringan distribusi listrik yang mengalami kendala. Gangguan tersebut dilaporkan terjadi pada belasan gardu induk yang merupakan titik krusial dalam penyaluran beban listrik di berbagai wilayah Jakarta.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, mengonfirmasi bahwa koordinasi intensif sedang dilakukan antara pemerintah dengan PT PLN (Persero) guna memetakan penyebab utama dari pemadaman listrik tersebut. Fokus utama pemeriksaan diarahkan pada infrastruktur penyuplai daya yang tersebar di kawasan Jakarta Selatan, Pusat, Barat, hingga Utara.

"Yang ini lagi dilakukan investigasi oleh teman-teman di Dirjen Gatrik," ucap Yuliot Tanjung, Wakil Menteri ESDM, saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada hari Jumat, 26 April 2026.

Pemerintah juga mempertimbangkan langkah perbaikan jangka panjang, termasuk kemungkinan penggantian perangkat keras di gardu-gardu induk yang kinerjanya sudah dianggap tidak optimal lagi. Hal ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk meningkatkan ketahanan dan keandalan sistem distribusi energi di masa mendatang.

"Ini diselesaikan itu termasuk kemungkinan pergantian itu peralatan di beberapa gardu induk," tambah Yuliot Tanjung, Wakil Menteri ESDM, mengenai tindak lanjut yang mungkin diambil setelah investigasi selesai.

Wakil Menteri ESDM mengungkapkan bahwa ia secara pribadi turut merasakan dampak dari pemadaman listrik yang terjadi di lapangan, menekankan pentingnya pemulihan stabilitas pasokan energi mengingat tingginya beban listrik di Jakarta. Koordinasi terus digaungkan untuk memastikan situasi segera normal kembali.

"Iya ini saya juga terkena dampak tuh itu ada. Jadi untuk ini ya saya juga ini sudah koordinasikan tim dari Dirjen Ketenagalistrikan itu juga sudah ini melakukan koordinasi dengan PLN itu penyebabnya apa," tandas Yuliot Tanjung, Wakil Menteri ESDM, mengenai keterlibatan dirinya dalam pemantauan situasi.

Sementara itu, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menyatakan bahwa proses pemulihan sistem kelistrikan telah berhasil mencapai angka 100 persen. Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menginformasikan bahwa mayoritas pelanggan sudah mendapatkan listrik kembali sekitar dua jam pasca gangguan dimulai pukul 10.25 WIB.