PORTAL7.CO.ID - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara resmi membantah keras peredaran kabar bohong yang menyebut Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, ambruk dan harus dilarikan ke rumah sakit pada hari Minggu tanggal 3 Mei 2026. Isu ini sempat menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Pihak Kemenkeu segera mengeluarkan klarifikasi untuk menenangkan publik yang mulai merasa khawatir mengenai kondisi kesehatan pucuk pimpinan kementerian tersebut. Informasi ini disampaikan langsung oleh otoritas terkait untuk menghentikan spekulasi yang beredar.

Deny Surjantoro, selaku Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, menegaskan bahwa kondisi Menteri Purbaya saat ini dalam keadaan baik-baik saja dan stabil. Pernyataan ini didasarkan pada informasi terkini mengenai kesehatan sang menteri.

"Sampai saat ini Pak Menteri dalam keadaan sehat," tegas Deny Surjantoro, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, dalam keterangannya.

Klarifikasi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap pesan berantai yang mengklaim adanya penurunan kondisi kesehatan Purbaya secara mendadak hingga memerlukan perawatan medis intensif. Kemenkeu berupaya meredam keresahan masyarakat akibat informasi yang tidak berdasar tersebut.

Dikutip dari Detikcom, meskipun sempat ada pengakuan dari Purbaya mengenai gangguan fisik ringan sebelumnya, hal tersebut tidak sampai menghambat pelaksanaan tugas kenegaraan atau memerlukan penanganan darurat.

Menteri Keuangan Purbaya sendiri sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa ia memang mengalami gangguan kesehatan pada bagian tubuh tertentu. Hal ini terjadi sebelum isu dirawat di rumah sakit menyebar luas.

Dalam sebuah kegiatan dengan awak media di Jakarta Selatan pada hari Jumat tanggal 24 April, Purbaya sempat menyebutkan bahwa ia memerlukan bantuan medis berupa suntikan agar dapat bekerja secara optimal.

"Sampai sekarang sakit juga. Ini sakit pinggang. Ini disuntik kemarin delapan titik. Kalau enggak, nggak bisa saya berdiri begini," ujar Purbaya, Menteri Keuangan.