PORTAL7.CO.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi mengumumkan alokasi dana sebesar Rp1 triliun yang bersumber dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kemendagri. Dana ini disiapkan sebagai insentif fiskal yang ditujukan khusus bagi pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja unggul.

Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Mendagri dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan di Kota Palembang pada hari Sabtu, 25 April 2026. Informasi ini menjadi sorotan karena dana tersebut merupakan bagian signifikan dari total anggaran kementerian.

Total DIPA Kemendagri tahun ini mencapai Rp7,8 triliun, di mana porsi Rp1 triliun didedikasikan untuk memicu peningkatan kinerja di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Targetnya, sekitar 500 daerah akan menerima penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka.

Insentif ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja masing-masing daerah agar sejalan dengan prioritas utama yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mengarahkan pembangunan daerah.

"Dari awal saya sudah sampaikan, begitu mendapatkan DIPA Rp 7,8 T, Rp 1 triliun kita dedikasikan untuk daerah dalam bentuk insentif fiskal," kata Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Kriteria penilaian untuk menentukan daerah penerima insentif sangat komprehensif, mencakup keberhasilan dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, indikator penting lainnya adalah kemampuan daerah dalam menekan angka pengangguran dan menjaga stabilitas harga atau pengendalian inflasi.

Aspek penurunan angka kemiskinan di wilayah masing-masing serta upaya inovasi dalam pembiayaan kreatif juga menjadi tolok ukur utama dalam evaluasi kinerja ini. Pemerintah ingin mendorong terobosan nyata di tingkat lokal.

"Salah satu yang kita coba adalah bertanding berbasis region, yaitu 6 region, wilayah," ujar Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri.

Kompetisi sehat ini akan dibagi berdasarkan enam wilayah geografis besar di Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua. Pembagian region ini diharapkan memicu persaingan positif antar daerah.