PORTAL7.CO.ID - Pertandingan sengit antara PSM Makassar melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) Parepare berakhir dengan tensi tinggi pada Sabtu (18/4). Laga pekan tersebut ditutup dengan kekalahan tim tuan rumah dari tim tamu dengan skor tipis 1-2.

Sayangnya, hasil pertandingan ini dinodai oleh aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh sejumlah oknum suporter PSM Makassar. Beberapa orang dilaporkan nekat menerobos masuk ke area lapangan tepat setelah peluit panjang dibunyikan untuk melakukan provokasi terhadap pendukung lawan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Detikcom, terdapat tiga orang oknum berbaju hitam yang membawa megaphone dan mengarahkan gestur jari tengah ke arah tribun timur. Meskipun petugas steward telah berupaya menghalau, para oknum tersebut tetap menunjukkan sikap provokatif di hadapan kelompok suporter Pusamania.

"Kami sangat menyayangkan adanya oknum yang masuk ke lapangan dan mendatangi area Pusamania sambil melontarkan kata-kata serta tindakan yang tidak pantas di depan publik," ujar Adho, Ketua Pusamania.

"Penting bagi kita semua untuk memahami kembali makna psywar yang sebenarnya, di mana hal tersebut wajar sebagai bumbu di tribun selama tidak melibatkan kontak fisik," kata Adho.

Meski sempat terjadi ketegangan akibat ulah segelintir oknum, pihak Pusamania menegaskan bahwa hubungan mereka dengan kelompok suporter utama PSM Makassar, The Maczman, tetap berjalan harmonis. Koordinasi antar suporter tetap terjaga demi menjaga kondusivitas di dalam maupun luar stadion.

"Pusamania dan pendukung Borneo FC berterima kasih kepada pengurus pusat The Maczman, khususnya Zona Parepare, yang telah menyambut dan memfasilitasi kami dengan sangat baik selama di sini," ujar Adho.

"Kami juga memohon maaf apabila kehadiran kami di Parepare telah merepotkan banyak pihak, dan kami berharap persaudaraan ini tetap terjalin erat ke depannya," kata Adho.

Mengenai jalannya pertandingan, laga ini sebenarnya menyajikan tontonan yang menarik dengan skema permainan terbuka dari kedua kesebelasan. Namun, efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda yang signifikan bagi hasil akhir kedua tim.