Bank Indonesia resmi meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 untuk melayani kebutuhan uang layak edar masyarakat Jakarta. Program ini dirancang guna memastikan ketersediaan uang tunai menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang diprediksi akan mengalami lonjakan permintaan. Masyarakat kini dapat memperoleh uang pecahan baru dengan sistem yang lebih teratur dan aman melalui platform digital resmi.

Salah satu perubahan signifikan tahun ini adalah kenaikan batas maksimal penukaran yang kini mencapai Rp5,3 juta per orang. Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menegaskan kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kebutuhan dana tunai yang lebih besar selama periode Ramadan dan Lebaran. Paket tersebut mencakup berbagai pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000 dengan jumlah lembaran yang telah ditentukan secara rinci.

Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui situs PINTAR BI untuk meminimalisir antrean fisik yang panjang dan melelahkan. Langkah ini juga menjadi strategi efektif otoritas moneter dalam memberantas praktik percaloan yang sering merugikan masyarakat saat menjelang hari raya. Calon penukar diwajibkan melakukan reservasi terlebih dahulu karena pihak bank tidak akan melayani masyarakat yang datang tanpa bukti pemesanan resmi.

Rincian paket penukaran mencakup pecahan Rp50.000 maksimal senilai Rp2,5 juta serta pecahan Rp20.000 dan Rp10.000 masing-masing hingga Rp1 juta. Selain itu, tersedia pula pecahan kecil seperti Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000 dengan limit penukaran yang bervariasi bagi setiap individu. Fleksibilitas tetap diberikan bagi warga yang ingin menukar di bawah angka maksimal asalkan tetap mengikuti ketentuan batas pada tiap denominasi.

Bank Indonesia telah menyiapkan sejumlah titik strategis di Jakarta, termasuk layanan terpadu di GBK Basketball Hall Senayan pada pertengahan Maret 2026. Lokasi lainnya tersebar di berbagai pasar tradisional seperti Pasar Senen, Pasar Palmerah, hingga kawasan parkir IRTI Monas yang mudah dijangkau. Kehadiran kas keliling di titik-titik keramaian ini diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata di wilayah ibu kota.

Pendaftaran tahap pertama telah dibuka sejak 13 Februari 2026, sementara tahap kedua dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir bulan Februari mendatang. Masyarakat diimbau untuk memantau kuota secara berkala karena ketersediaan slot penukaran sangat terbatas dan peminatnya selalu membludak setiap tahun. Jika kuota pada situs PINTAR BI habis, warga masih memiliki opsi untuk mendatangi kantor cabang bank umum yang bekerja sama dengan otoritas terkait.

Layanan penukaran uang ini bersifat gratis tanpa dipungut biaya tambahan apa pun di luar nilai nominal uang yang ditukarkan. Pastikan Anda membawa KTP asli dan bukti pemesanan baik dalam bentuk cetak maupun digital saat mendatangi lokasi penukaran yang telah dipilih. Dengan mengikuti prosedur resmi ini, masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan uang baru yang aman, asli, dan terjamin kualitasnya.