PORTAL7.CO.ID - Isu mengenai perombakan kabinet atau reshuffle pada April 2026 kini tengah menjadi perhatian publik di tanah air. Presiden Prabowo Subianto ditegaskan memiliki kewenangan penuh untuk menentukan komposisi menteri tanpa harus bergantung pada pihak lain.
Dilansir dari Kompas.com, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah menjelaskan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia memberikan mandat tersebut sepenuhnya kepada kepala negara. Berbeda dengan Amerika Serikat, Indonesia tidak mengenal mekanisme persetujuan parlemen terhadap calon pejabat yang diajukan oleh Presiden.
"Itu semua wilayah Presiden, dan itu menurut saya ya itu benar wilayah prerogatif. Karena di dalam undang-undang dikatakan itu adalah wilayah prerogatif. Jadi Presiden boleh tidak sharing dengan siapa pun," ungkap Fahri Hamzah.
Fahri menilai kerahasiaan rencana perombakan kabinet sangat penting untuk menjaga stabilitas kerja di lingkungan pemerintahan. Ia menyarankan agar Presiden tidak perlu membagikan rencana tersebut kepada publik sebelum keputusan resmi ditetapkan secara hukum.
"Kalau di Amerika Serikat ada sistem konfirmasi. Dia harus kirim calonnya dulu ke Kongres. Baru dia dapat persetujuan atau tidak. Kalau ini kan enggak. Anytime dia bisa lakukan," ujar Fahri Hamzah.
Eks politisi PKS ini juga meminta para pembantu Presiden untuk tetap fokus pada tugas masing-masing dan bekerja secara lurus. Menurutnya, Prabowo sangat menghargai kerja keras meskipun memberikan target pencapaian yang sangat tinggi kepada jajaran menterinya.
"Pak Prabowo itu bukan orang kejam, dia orang itu ngajak ngobrol orang. Jadi kerja saja yang benar, kerja yang lurus," kata Fahri Hamzah.
Fahri menambahkan bahwa Presiden memahami keterbatasan manusiawi para menterinya selama mereka menunjukkan niat yang tulus. Hal ini tercermin dari prinsip kepemimpinan yang sering dikutip Presiden dari tokoh bangsa terdahulu mengenai cita-cita yang tinggi.
"Kata beliau 'Saya kasih kalian target tinggi, tapi kalau kalian enggak mampu, kan kalian manusia'. Yang penting kata beliau, beliau mengutip Bung Karno 'Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, karena kalau kita jatuh, kita akan jatuh di antara bintang-bintang'," tutur Fahri Hamzah.