Keberhasilan jangka panjang sebuah negara dalam kancah olahraga global sangat bergantung pada kualitas pembinaan atlet sejak usia dini. Strategi ini tidak hanya fokus pada peningkatan fisik, tetapi juga penanaman mentalitas juara dan disiplin sejak awal karir.
Salah satu pilar utama dalam program pengembangan talenta nasional adalah identifikasi bakat yang dilakukan secara sistematis di berbagai daerah. Proses seleksi yang ketat ini bertujuan untuk menyaring bibit unggul yang memiliki potensi besar untuk dibentuk menjadi atlet elit di masa depan.
Latar belakang kebijakan ini didorong oleh kesadaran bahwa prestasi instan yang hanya mengandalkan naturalisasi atau atlet senior tidak berkelanjutan. Oleh karena itu, investasi besar dialokasikan untuk perbaikan fasilitas pelatihan dasar dan dukungan nutrisi bagi atlet muda di pusat-pusat pelatihan.