PORTAL7.CO.ID - Pemerintah Arab Saudi secara resmi telah memperluas jangkauan layanan jalur cepat atau Mecca Route ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Kebijakan ini mulai diberlakukan untuk memfasilitasi keberangkatan jemaah haji pada musim haji tahun 2026 mendatang.

Kehadiran fasilitas ini bertujuan utama untuk memangkas proses birokrasi keimigrasian yang seringkali memakan waktu lama. Dengan sistem ini, para jemaah tidak perlu lagi mengantre untuk pemeriksaan paspor setibanya di tanah suci karena proses tersebut sudah diselesaikan di Indonesia.

Melalui integrasi sistem yang canggih, seluruh pemeriksaan dokumen fisik dan biometrik kini diselesaikan sepenuhnya di dalam negeri sebelum pesawat lepas landas, dilansir dari Cahaya. Langkah ini melengkapi daftar embarkasi di Indonesia yang sebelumnya sudah memiliki layanan serupa.

"Tahun ini ditambahkan dengan Mecca Route di Makassar. Mudah-mudahan bisa memperlancar keberangkatan jamaah haji kita yang akan menjalankan ibadah di Tanah Suci tahun ini," ujar Agus Andrianto selaku Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pemerintah optimis bahwa penambahan titik layanan di Makassar akan mengoptimalkan kelancaran arus keberangkatan jemaah dari wilayah Indonesia Timur. Saat ini, tercatat sudah ada empat bandara utama di tanah air yang menyediakan fasilitas jalur cepat tersebut bagi para calon jemaah.

"Penggunaannya mungkin lebih dari 65 persen (peserta haji), dan ini pada saat berangkat mudah-mudahan lancar," kata Agus Andrianto menjelaskan proyeksi pemanfaatan layanan tersebut agar tidak terjadi penumpukan di bandara kedatangan.

Di sisi lain, persiapan administratif dan logistik untuk keberangkatan jemaah haji tahun ini dilaporkan telah memasuki tahap akhir. Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, terus memantau kesiapan dokumen perjalanan serta kartu identitas khusus bagi para jemaah.

"Persiapan, alhamdulillah kalau tidak 100 persen, hampir 100 persen. Visa sudah keluar semua, kartu Nusuk sudah ada di Indonesia semua, walaupun ada satu syarikah yang masih terkendala. Tanggal 21 April, jamaah masuk asrama dan tanggal 22 April mulai berangkat ke Saudi," ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Seluruh jemaah haji dijadwalkan akan mulai memasuki asrama haji pada tanggal 21 April 2026. Sementara itu, jadwal penerbangan perdana menuju Arab Saudi direncanakan akan berlangsung secara serentak dari berbagai embarkasi pada keesokan harinya.