PORTAL7.CO.ID - Distribusi mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di pasar otomotif Indonesia mengalami kontraksi yang cukup dalam sepanjang bulan Maret 2026. Angka penurunan volume pengiriman dari pabrikan ke jaringan diler tercatat mencapai 47,96 persen jika dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya.
Secara absolut, total unit PHEV yang berhasil didistribusikan pada Maret 2026 hanya mencapai 345 unit saja. Penurunan tajam ini terjadi di tengah periode libur panjang keagamaan yang secara historis sering memengaruhi aktivitas logistik dan distribusi nasional.
Tren penurunan volume penjualan ini sebetulnya sudah mulai terlihat sejak awal tahun 2026 berdasarkan data wholesales yang dihimpun oleh Gaikindo. Pada Januari 2026, tercatat ada 502 unit yang terdistribusi, kemudian sempat pulih menjadi 663 unit di Februari, sebelum akhirnya jatuh ke level terendah di bulan Maret.
Data penjualan ini dilansir dari Detik Oto, yang mengacu pada catatan resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Fluktuasi bulanan ini menunjukkan sensitivitas pasar kendaraan elektrifikasi terhadap kalender libur nasional.
Ketua I Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, memberikan penjelasan mengenai penyebab utama lesunya pasar kendaraan elektrifikasi pada bulan tersebut. Menurutnya, faktor musiman yang berkaitan dengan hari besar keagamaan menjadi pemicu utama koreksi volume distribusi ini.
"Ada penurunan dibanding bulan Februari 2026 mengingat ada libur Hari Raya Idul Fitri di bulan Maret 2026," ujar Jongkie D Sugiarto, Ketua I Gaikindo.
Meskipun terjadi koreksi volume penjualan secara keseluruhan, merek-merek otomotif asal China masih mempertahankan dominasi mereka di segmen pasar PHEV Indonesia. Chery berhasil memimpin dengan membukukan distribusi sebanyak 160 unit pada Maret 2026.
Namun, angka 160 unit tersebut merupakan kemerosotan signifikan jika dibandingkan dengan capaian Chery pada Februari 2026, di mana mereka sempat mengirimkan 457 unit kendaraan. Model andalan mereka, Tiggo 8 CSH, menjadi kontributor terbesar dengan pengiriman mencapai 105 unit, ditambah 55 unit dari Tiggo 9 CSH.
Selanjutnya, merek Geely menempati posisi kedua dalam distribusi PHEV nasional bulan Maret 2026 dengan total 62 unit. Distribusi ini sebagian besar ditopang oleh model Starray EM-i Max yang berhasil mengungguli beberapa pesaing lainnya di pasar.